Kolaborasi Lintas Negara, Peran Masjid Diperkuat sebagai Pusat Pemberdayaan Umat dan Pemuda
Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan ekosistem masjid yang modern dan relevan dengan tantangan zaman.
Ringkasan Berita:
- Kolaborasi lintas negara yang diresmikan di Perak, Malaysia, menegaskan peran masjid sebagai pusat sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
- Kerja sama antara Yayasan Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) dan organisasi kemanusiaan MyFundAction ini bertujuan mentransformasi fungsi masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kolaborasi lintas negara yang baru saja diresmikan di Perak, Malaysia, dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Sinergi ini bertujuan untuk mentransformasi fungsi masjid agar tidak sekadar menjadi tempat ibadah ritual, namun juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat secara luas.
Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan ekosistem masjid yang modern dan relevan dengan tantangan zaman.
Melalui pertukaran gagasan dan sumber daya, program-program yang dijalankan akan menyasar pengembangan potensi generasi muda agar lebih dekat dengan nilai-nilai agama sembari tetap unggul dalam bidang pengetahuan umum masing-masing.
Organisasi kemanusiaan MyFundAction resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) untuk memperkuat program pengembangan pemuda, pemberdayaan masjid, hingga aksi kemanusiaan bagi Palestina.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Perak, Malaysia.
Kolaborasi lintas negara ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Penandatanganan dilakukan Ketua Pengurus MRBJ, Prastowo M. Wibowo, dan CEO MyFundAction, Ghafur Rahim Bin Mustakim.
Pusat penguatan ekonomi
Ketua Umum Masjid Raya Bintaro Jaya, Prastowo M. Wibowo, menekankan pentingnya masjid menjadi pusat penguatan ekonomi.
Dia mengungkapkan MRBJ saat ini telah menginisiasi Gerakan Masjid Indonesia Berdaya yang melibatkan sekitar 1.200 masjid di berbagai daerah.
“Gerakan ini menyatukan masjid untuk saling belajar dalam pengelolaan, mulai dari dakwah, pendidikan hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis masjid,” katanya dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Dalam implementasinya, terdapat sejumlah program prioritas yang siap dijalankan, mulai dari Youth Development, Quran For Peace, hingga program teknis seperti Qc4U.
Dia mengatakan penguatan distribusi Al-Qur'an dan pengelolaaan kurban menjadi poin penting dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/peran-masjid-kontemporer.jpg)