Mahasiswa Bantah Aksi Demo untuk Gulingkan Presiden

Pada aksi hari ini tidak ada tujuan kami untuk menuntut penggulingan Presiden Jokowi

Penulis: Valdy Arief
Tribunnews.com/Valdy Arief
Gabungan BEM se-Jabodetabek dan Banten longmarch dari Patung Arjuna Wiwaha ke Istana Negara, Kamis (10/9/2015). Terpaksa sejumlah ruas di Jalan Medan Merdeka Barat ditutup sementara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beredarnya kabar bahwa demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada hari ini, Kamis (10/9/2015) bertujuan untuk menuntut penggulingan Presiden Joko Widodo, dibantah oleh perwakilan mahasiswa dari Gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabodetabek dan Banten.

"Pada aksi hari ini tidak ada tujuan kami untuk menuntut penggulingan Presiden Jokowi," kata Denny Yussuf, mahasiswa Fasilkom UI, anggota Gabungan BEM se-Jabodetabek dan Banten di depan Patung Kuda, Jalan H.M. Thamrin, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Menurut Denny, pihaknya telah mendengar kabar bohong tersebut sejak Rabu malam (9/9/2015). kabar bohong tersebut, dia duga, dihembuskan agar pihak keamanan melarang aksi turun ke jalan yang akan mereka lakukan.

Koordinator lapangan aksi Gabungan BEM se-Jabodetabek dan Banten, Erizal yang juga merupakan mahasiswa teknik sipil Politeknik Negeri Jakarta menyatakan aksi ini bertujuan untuk meminta ketegasan Joko Widodo untuk menanggulangi kelesuan ekonomi, perbaikan masalah pangan, dan perlindungan tenaga kerja lokal.

"Kami menuntut pemerintah tegas terhadap pengendalian harga pangan, memberantas mafia pangan, dan melindungi tenaga kerja lokal dari pemutusan hubungan kerja," ujar Erizal.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved