Dinkes DKI Ungkap Sekira 100 RW di DKI Jakarta Rawan Kasus DBD

Adanya angka yang mencapai 100 RW, Widyastuti mengakui bahwa angka bebas jentik nyamuk aedes aegypti masih kurang di bawah target

Dinkes DKI Ungkap Sekira 100 RW di DKI Jakarta Rawan Kasus DBD
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
PENCEGAHAN DBD - Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung melakukan fogging di pemukiman warga Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (25/3). Pengasapan tersebut dilakukan sebagai langkah membasmi dan mencegah penyebaran nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD), disamping itu Kecamatan Dayeuhkolot menjadi salah satu daerah endemis DBD. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Bocah tersebut diketahui tinggal di Kalideres Jakarta Barat.

Baca: Satu Orang Meninggal, Kadinkes Enrekang Tetapkan Status KLB DBD

Korban yang diketahui Neta Maria Dinata (7) meninggal dunia diduga karena DBD setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina, Cengkareng.

Meninggalnya anak kedua Parnomo (38) ini, menyisakan duka mendalam bagi anggota keluarga.

Bahkan sejumlah kerabat keluarga yang datang ke rumah duka Jalan Madrasah RT 03/01 Kalideres, tak kuasa menahan tangis atas musibah ini.

Terlebih korban dikenal masih kecil yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) kelas satu.

Saat jenazah dimakamkan di pemakaman Citra 1, Kalideres Jakarta Barat, sang ibunda korban Sri Supriyatini Kusumawati (45) yang turut hadir pun tak kuasa menahan kesedihananya.

Berkali-kali dirinya mengelus makam anaknya tersebut, sembari sesekali meneteskan air mata.

Sri, nampak goyah yang harus dibantu oleh dua orang anggota keluarganya ketika meninggalkan lokasi pemakaman usai jenazah disemayamkan.

Sedangkan ayah korban Parmono nampak berusaha tegar meski hatinya pedih ditinggalkan anak kesayangannya.

Parnomo mengatakan jika anaknya tersebut masuk ke Rumah Sakit Hermina Cengkareng, sejak Sabtu (9/2/2019) sore.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved