Ditolak saat Ajak Hubungan Intim, Jumharyono Bunuh Istri dan Bakar Anak Tiri

Jumharyono mengaku membunuh Khoriyah lantaran kesal tak dilayani berhubungan intim sebanyak dua kali.

Ditolak saat Ajak Hubungan Intim, Jumharyono Bunuh Istri dan Bakar Anak Tiri
Warta Kota
Jumharyono saat diamankan di Mapolsek 

"Saya minta maaf kepada keluarga istri saya. Saya hanya khilaf," katanya.

Baca: Bebaskan Tangan Bocah yang Terjepit Pintu ATM di Pesanggrahan, Petugas Damkar Turun Tangan

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo mengatakan, dari pengakuan pelaku dan saksi yang dimintai keterangannya, Jumharyono diketahui mengalami hiperseks.

Pasalnya, hampir setiap hari ia kerap minta dilayani oleh istrinya untuk berhubungan badan.

"Sebelum kejadian sudah dilayani, cuma karena tidak maksimal tersangka kesal dan naik pitam," katanya.

Kapolres mengatakan, usai membunuh istrinya, Jumharyono mencoba menghilangkan jejak.

Pria yang bekerja sebagai kuli angkut semangka ini pun mencoba membakar rumah kontrakan.

"Rencananya seakan-akan korban tewas dalam kebakaran, namun belum sempat menyala hebat sudah dapat dipadamkan warga," katanya.

Atas kasus tersebut, pihaknya akan menjerat tersangka dengan pasal berlapis.

Jumharyono akan dijerat dengan pasal pembunuhan dan penganiayaan.

"Ancaman hikumannya 20 tahun penjara. Kami jerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 351 tentang penganiayaan," kata Ady.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved