Masih Ada 300 Pencari Suaka Bertahan di Eks Kodim Kalideres

Pemprov DKI mengembalikan nasib para pencari suaka ke pemerintah pusat dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Masih Ada 300 Pencari Suaka Bertahan di Eks Kodim Kalideres
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Seorang pencari suaka tengah menggendong bayi sambil duduk di atas trotoar Jalan Kebon Sirih 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan masih ada ratusan pencari suaka yang bertahan di lahan bekas Kodim Kalideres, Jakarta Barat.

Padahal hak mereka menempati lahan tersebut sudah melewati batas akhir yang diberikan Pemprov DKI yakni tanggal 31 Agustus kemarin.

Pemprov DKI mengembalikan nasib para pencari suaka ke pemerintah pusat dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Baca: Jasa Raharja Jamin Santunan Korban Kecelakaan Tol Cipularang Km 91.400 Purwakarta, Jabar

Katanya, UNHCR sudah membantu mencarikan para pencari suaka menyewakan rumah tinggal.

Setidaknya, UNHCR telah membantu memfasilitasi 500 orang pencari suaka. Tapi masih ada 300 orang yang tetap bertahan di eks Kodim Kalideres lantaran prosesnya masih belum tuntas.

"Pekerjaan pemindahan itu belum selesai semua dari UNHCR. Mereka belum tuntas memindahkan 300 lebih orang di sana, memfasilitasi sewa tempat atau kos," kata Taufan saat dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Baca: Selalu Dapat Pembelaan, Legislator PKB Curiga KPK Bayar NGO

Walaupun sudah melewati batas waktu yang diberikan, Pemprov DKI masih memberikan bantuan logistik berupa air bersih dan aliran listrik sampai mereka benar-benar difasilitasi UNHCR sepenuhnya.

Sementara untuk logistik makanan, UNHCR juga mengambil alih dan telah memberikannya sejak tanggal 31 Agustus kemarin.

Baca: Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 19 Korban Dirujuk ke RS Thamrin Purwakarta

"Logistik yang bisa kita kasih adalah listrik dan air. Dengan rasa kemanusiaan, nggak mungkin bisa kita putuskan," pungkasnya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved