Kisah Driver Ojol Bertangan Satu Pantang Menyerah Dengan Kondisi Badan Hingga Dapat Julukan Ini
Sejak kecelakaan tragis yang menimpanya dua tahun silam, Eko Saiful Nur Amin (25) harus kehilangan tangan kanannya.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak kecelakaan tragis yang menimpanya dua tahun silam, Eko Saiful Nur Amin (25) harus kehilangan tangan kanannya.
Pasca-peristiwa itu, alih-alih terpuruk dan tenggelam dalam keputusasaan, ia malah menolak tunduk dengan keadaannya.
Eko menembus keterbatasan yang ada pada dirinya dan tetap menjalani hidup.
Ia mendaftarkan diri sebagai pengendara ojek daring.
Eko pun diterima sebagai pengantar barang pesanan pelanggan seusai beberapa bulan pasca-kejadian malang itu.
Saat ditemui TribunJakarta.com, anak muda itu duduk sembari meletakkan kedua ponselnya di atas meja.
Ia tengah beristirahat di 'basecamp' para ojek dalam jaringan (daring) di Jalan Tanah 80 C, Klender, Jakarta Timur.
Baca: Aulia Kesuma Peragakan Empat Adegan Rekonstruksi Saat Bakar Mobil Berisi Edi dan Dana
Baca: Real Madrid Akan Datangkan Neymar dari PSG Seharga Rp 4,3 Trilliun
Baca: Paman Tewas di Tangan Ponakan Usai Terlibat Duel, Begini Kronloginya
Baca: Naja Dewi Bikin Heboh The Voice Indonesia, Berikut 5 Fakta Putri Armand Maulana dan Dewi Gita Ini
Eko bersama temannya sedang menunggu panggilan pesanan melalui ponselnya di lorong sempit itu.
Jaket Gojeknya digantungkan di atas dinding yang akan segera dipakai bila sewaktu-waktu pesanan memanggil.
Ia lebih sering bekerja sebagai pengantar barang kebutuhan hidup pelanggan.
Di antaranya, popok bayi, pelindung handphone, hingga makanan beku.
Sejak pagi dari rumahnya di bilangan Bekasi Selatan, Eko pergi menuju Klender mencari orderan.
Dengan hanya mengandalkan tangan kirinya, ia menjajal jalanan Ibu Kota untuk mengantarkan pesanan ke berbagai wilayah.
Kecelakaan Tahun 2017
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sosok-eko-driver-ojol-bertangan-satu-saat-ditemui.jpg)