Tender Proyek Stadion BMW, Jakpro Pilih yang Lebih Mahal, Ini Kata PKS

Jakpro menjelaskan pemenang tender bukan ditentukan dari tawaran harga, tapi yang utama adalah proses yang lebih mempertimbangkan kualitas

Tender Proyek Stadion BMW, Jakpro Pilih yang Lebih Mahal, Ini Kata PKS
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah paku bumi (tiang pancang) sudah berdiri tegak di tengah-tengah proyek pembangunan stadion sepak bola yang nantinya akan menjadi kandang tim Persija Jakarta yaitu Stadion BMW, di Jakarta Utara, Jumat (12/7/2019). Meski tak sampai menghentikan perencanaan pembangunan, saat ini lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Stadion BMW tengah dalam sengketa. PT Buana Permata Hijau memenangkan gugatan atas dua sertifikat hak pakai Taman BMW pada Mei 2019. Atas putusan itu, Pemerintah DKI Jakarta disebut tak lagi memiliki dasar hukum untuk menggunakan sebagian lahan Taman BMW dalam sertifikat itu. Saat ini, Pemerintah DKI tengah menyiapkan memori banding atas putusan tersebut. Tribunnews/Jeprima 

"Ya fraksi PKS pasti akan selalu kawal proses pembangunannya," pungkasnya.

Direktur Konstruksi JIS PT Jakpro Iwan Takwin menjelaskan pihaknya memang punya beberapa kriteria untuk memilih pemenang tender proyek stadion bertaraf internasional itu.

Sisi kualitas dan teknik jadi hal paling utama untuk dinilai. Sedangkan harga penawaran dari masing-masing KSO jadi bagian terakhir yang ditentukan.

"Jelas di sini Jakpro mau kualitas yang utama, jadi penilaian pertama adalah teknik, dan kualitas, dan dokumen semua kita periksa. Itu yang utama, sebelum harga," kata Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (6/9/2019).

Ia mengatakan Jakpro selaku BUMD yang ditunjuk membangun proyek stadion baru di kawasan Jakarta Utara ini, merancang pembangunan JIS dengan basis konsep Design & Build.

Dimana, penilaian kriteria teknis, metode konstruksi, kualitas material hingga inovasi strategi yang diterapkan kedua KSO jadi penilaian utama.

Sebab JIS diproyeksikan sebagai stadion bertaraf FIFA, yang diperuntukan bukan cuma untuk gelaran sepak bola domestik saja, tapi juga pertandingan internasional.

Konsep desain yang diinginkan Jakpro juga diharapkan bisa menyokong kegiatan-kegiaran budaya, musik maupun festival lainnya.

Usai seluruh kriteria konsep dinilai, baru kemudian muncul nilai persentasenya. KSO yang punya keselarasan dengan konsep Jakpro, akan mendapat nilai lebih tinggi.

"Nah di situ muncul angkanya, di situ sudah keliatan siapa yang ada perbedaan nilai persentase antara dua KSO itu. Baru setelah itu kita menuju ke penilaian angka, harga," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved