Anies Baswedan Sebut akan Gunakan Teknologi dari ITB Tanggulangi Polusi Limbah Cilincing

"Kita akan kirim tim di situ untuk melakukan pemfilteran, agar sekolah itu bisa terbebas dalam jangka pendek itu dilakukan" ujar Anies Baswedan

Anies Baswedan Sebut akan Gunakan Teknologi dari ITB Tanggulangi Polusi Limbah Cilincing
Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (16/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi isu sekolah yang dekat dengan limbah pabrik di Cilincing, Jakarta Utara.

Anies Baswedan menegaskan pihaknya akan mengirimkan tim untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca: Anies Pakai Pengalamannya Sebagai Mendikbud Atasi Paparan Polusi Industri di SDN 07 Pagi Cilincing

"Kita akan kirim tim di situ untuk melakukan pemfilteran, agar sekolah itu bisa terbebas dalam jangka pendek itu dilakukan" ujarnya, Senin (16/09/2019).

Untuk jangka panjang, pihak Pemprov DKI akan melakukan konsolidasi dengan pihak-pihak terkait agar industri-industri rumahan di daerah Cilincing tidak merusak lingkungan.

"Ya industri harus bersih jangan meninggalkan residu" lanjutnya

Diberitakan sebelumnya, asap dan debu aktivitas lapak pembakaran arang dan peleburan alumunium di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara mengganggu kegiatan belajar mengajar SDN 07 Cilincing.

Terkait hal ini, 25 perusahaan industri di Jakarta akan ditinjau oleh dinas lingkungan hidup.

"Jadi intinya begini mereka diberikan peringatan untuk melakukan koreksi karena tujuannya dan bukan menghukum, tapi mengubah cara mereka berproduksi agar produksinya tidak meninggalkan residu yang merusak lingkungan" ujar Anies

Selain bau menyengat hasil pembakaran, para murid dan guru juga merasakan sesak nafas dan mata merah akibat udara yang tercemar.

Bahkan diduga seorang guru SDN 07 Cilincing berinisial SA (48) terjangkit penyakit pneumonia atau infeksi paru-paru.

Baca: Pria di Cilincing Siram Kakak Kandungnya dengan Minyak Panas, Motif dan Rekam Jejak Pelaku Terungkap

Pemprov DKI akan menggunakan teknologi buatan seorang Profesor dari ITB agar anak-anak tidak terekspos dengan polutan ketika mereka belajar, khususya pada saat dalam ruangan.

"Saya pernah terapkan itu tahun 2015 di kawasan yang ada kebakaran, itu kami menggunakan penutup untuk ruang ruang kelas semuanya sehingga ruang kelas itu tetap bisa sehat meskipun di luar ada asap" ujar Gubernur.

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved