Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak, Polisi Masih Buru Seorang Dukun Santet

Pemberkasan jalan terus meski masih ada satu pelaku lagi yang buron masih dikejar polisi yakni Aki, dukun santet yang gagal menyantet korban.

Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak, Polisi Masih Buru Seorang Dukun Santet
KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA
Konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (6/9/2019) mengubgkap tiga tersangka yang sempat buron terkait pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana (23). Ketiga tersangka yakni mantan pembantu Aulia Kesuma (AK) yang bernama Karsini alias TN, suami Karsini yang bernama Rodi, dan Supriyanto alias AP. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mulai pekan ini penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah memulai pemberkasan kasus pembunuhan ayah dan anak yakni Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23), di Lebak Bulus.

Jenazah kedua korban diketahui ditemukan dibakar di dalam mobil di Sukabumi.

Untuk sementara kata Argo sudah ada 7 tersangka yang sudah diamankan pihaknya dalm kasus ini.

 Otak pembunuhan ini adalah ibu dan anak, Aulia Kesuma (45) dan Kelvin (24).

Aulia adalah isteri muda Pupung.

Baca: Akhirnya, Call of Duty Mobile Bakal Rilis, Catat Tanggalnya!

Baca: Fintech Syariah Tawarkan Investasi Aman dan Menguntungkan

"Jadi karena semua pelaku dan saksi sudah dimintai keterangan, serta rekonstruksi pembunuhan sudah dilakukan, maka kini sudah dimulai pemberkasannya," kata Argo, Minggu (22/9/2019).

Pemberkasan jalan terus meski masih ada satu pelaku lagi yang buron masih dikejar polisi yakni Aki, dukun santet yang gagal menyantet korban.

Aki juga merupakan penghubung Aulia Kesuma merekrut dua pelaku lain yang mengeksekusi pelaku yakni Agus dan Sugeng, asal Lampung.

"Untuk tersangka lain yang masih buron, terus kami kejar. Sementara pemberkasan untuk tersangka lainnya sudah bisa dilakukan," katanya.

Sebelumnya Argo memastikan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan Kelvin (25), salah satu dari dua otak kasus pembunuhan ayah dan anak di Lebak Bulus.

Kelvin sudah dimintai keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) meski ia masih dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kelvin dirawat karena terkena sambaran api saat membakar dua mayat ayah dan anak di dalam mobil yang dibunuhnya.

Ia mengalami luka bakar di tubuhnya hingga 30 persen.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved