Seorang Perempuan Asal Bekasi Dilecehkan di KRL, Pelaku Dilaporkan Gesek-gesek Alat Vital

Namun, ketika KRL tertahan di antara Stasiun Manggarai-Jatinegara, ia baru menyadari bahwa ia dilecehkan dari belakang.

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah penumpang saat menaiki kereta listrik di stasiun Manggarai, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019). PT Kereta Commuter Indonesia telah melayani penumpang kereta rel listrik sebanyak 163 juta penumpang dari total target akhir tahun ini sebanyak 340,65 juta orang. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang perempuan berinisial AM (24) mengaku jadi korban pelecehan seksual ketika menumpang kereta rel listrik (KRL), Jumat (25/10/2019) sore ketika dirinya pulang kerja menuju Bekasi.

Kepada Kompas.com, AM membeberkan ciri-ciri pelaku.

Ia mengaku masih ingat perawakannya, termasuk aksesoris yang dikenakan pelaku waktu itu.

Sayang, ia tak sempat mengambil gambar tampang pelaku.

"Enggak muda. Dia sudah bapak-bapak," ujar AM kepada Kompas.com, Senin (28/10/2019) pagi.

"Sebenarnya agak kurang jelas saya lihat mukanya, karena saya kan di depan dia (pelaku). Saya cuma bisa lihat dari pantulan layar ponsel saja," ia menambahkan.

Baca: Ditetapkan Tersangka, Pelaku Pelecehan di KRL Terancam Hukuman Penjara Lima Tahun

Baca: Pelaku Pelecehan di KRL Ternyata Pegawai di Kantor Wali Kota Jakarta Barat

Mulanya, AM tak begitu menaruh curiga bahwa pria ini akan melecehkannya secara seksual.

AM menduga, pelaku akan mencuri ponselnya karena sejak awal kerap memperhatikan ponselnya.

Gusar, AM pun memasukkan ponsel ke dalam tas.

Namun, ketika KRL tertahan di antara Stasiun Manggarai-Jatinegara, ia baru menyadari bahwa ia dilecehkan dari belakang.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved