Reses Perdana, Fraksi PSI DPRD DKI Kembalikan Dana Rp 752 Juta ke APBD

Pengaduan masyarakat di Fraksi PSI DKI dibuka dari Senin sampai Jumat, mulai pukul 8 hingga pukul 10 pagi.

Reses Perdana, Fraksi PSI DPRD DKI Kembalikan Dana Rp 752 Juta ke APBD
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Konferensi pers PSI di Ruang Fraksi PSI di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menutup tahun 2019 ini, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta telah tuntas menyampaikan laporan penggunaan dana resesnya ke Sekretariat Dewan di Kebon Sirih, Kamis (19/12/2019).

Tercatat dalam kumpulan laporan tersebut, dari total fasilitas dana reses sebesar Rp 2,44 miliar,  Fraksi PSI Jakarta hanya menggunakan  Rp1,68 miliar saja dan memastikan Rp 752 juta  sisanya kembali ke APBD.

“Selama reses di November, Fraksi PSI telah menemui lebih dari 11.600 warga Jakarta. Keluhan-keluhan yang disampaikan warga membuat kami semakin sadar betapa rakyat sangat membutuhkan kerja nyata anggota DPRD khususnya di DKI. Kami catat semua yang menjadi keluhan warga untuk kami perjuangkan di ruang rapat tiap Komisi di DPRD DKI,” kata Idris Ahmad, Ketua Fraksi PSI  DPRD DKI Jakarta.

Selama rangkaian reses dari tanggal 4 sampai 19 November itu, delapan anggota Fraksi PSI telah menjelajah ke 102 titik lokasi di Jakarta.

Banyak keluhan warga yang didapatkan, mulai dari pelayanan birokrasi yang lambat, pelayanan BPJS kesehatan yang belum maksimal, hingga keluhan warga yang belum mendapatkan Kartu Jakarta Lansia (KJL) meski sudah didata.

Sekretariat DPRD menganggarkan Rp 305 juta bagi tiap anggota DPRD.

Mekanisme turunnya dana anggaran reses ini adalah DPRD memberikan dana sekitar 80 persen atau Rp 224 juta di awal, kemudian sisa dana diberikan setelah anggota dewan menyerahkan laporan kegiatan resesnya.

Dari total Rp 2.441.085.840 yang disiapkan untuk Idris dan kawan-kawan, Fraksi PSI hanya menggunakan 1,68 miliar Rupiah, antara lain digunakan untuk biaya tenda, kursi, sound system, konsumsi, snack, dan alat tulis.

“Sejak awal PSI sudah berkomitmen siap kerja dan siap diawasi. Begitu juga terkait dengan dana reses. Semua uang yang dianggarkan dari APBD kami pertanggungjawabkan. Jika ada sisa, kami kembalikan lagi ke APBD,” lanjut Idris.

Idris menjelaskan juga bahwa reses yang dilakukan kemarin ini terjadi bersamaan dengan pembahasan anggaran di DPRD DKI.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved