Breaking News:

Virus Corona

Mulai Hari Ini, KRL Commuter Line Hanya Beroperasi Sampai Pukul 18.00 WIB

Penyesuaian ini juga sejalan dengan berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta, yang beroperasi dalam rentang waktu 06.00 hingga 18.00 WIB.

Alex Suban/Alex Suban
Para penumpang menggunakan masker kesehatan saat menumpang KRL Commuterline rute Serpong-Tanah Abang di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2020). Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta memaparkan secara internal potensi risiko kontaminasi terbesar virus corona atau Covid-19 terjadi di dalam KRL, terutama rute Bogor-Jakarta Kota. Warta Kota/Alex Suban 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), mulai 10 April akan melakukan menyesuaikan jam operasional Kereta Rel Listrik (KRL).

Hal ini sehubungan dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), yang diberlakukan di wilayah DKI Jakarta.

Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti, mengatakan nantinya KRL akan beroperasi mulai pukul 06.00 WIB dan hanya sampai 18.00 WIB. Jumlah penumpang juga akan dibatasi lebih ketat.

"Penyesuaian jam operasional dilakukan karena pada masa PSBB kegiatan masyarakat akan semakin dibatasi, agar upaya menghambat penularan virus Covid-19 dapat berjalan maksimal," ucap Wiwik, Jumat (10/4/2020).

Baca: Awak Kapal KM Lambelu Jalani Port Stay di Makassar untuk Pemeriksaan Kesehatan

Penyesuaian ini juga sejalan dengan berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta, yang beroperasi dalam rentang waktu 06.00 hingga 18.00 WIB.

Baca: Karaokean dengan Kader PDIP, Wahyu Setiawan Habiskan Rp 40 Juta Sebelum Dicokok KPK

"Selain itu kami juga memperketat pembatasan jumlah pengguna pada tiap kereta, penumpang kereta pada satu waktu hanya boleh berisi 60 orang," ujar Wiwik.

Lanjut Wiwik, Batasan jumlah pengguna ini akan dimulai sejak pengguna masuk area stasiun, dan petugas akan mengarahkan penumpang mulai dari pengukuran suhu tubuh,hingga menunggu kereta di peron.

Baca: Terkuak di Sidang, Siap Mainkan! Jadi Kode Suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

"Kami juga terus melengkapi marka atau penanda di dalam kereta, yang mengatur posisi pengguna saat duduk dan berdiri agar tidak melewati batas 60 orang," kata Wiwik.

Kemudian Wiwik juga menjelaskan, bila kondisi di dalam kereta berpotensi padat, petugas akan mengatur jumlah pengguna yang dapat naik ke dalam kereta.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved