Breaking News:

Virus Corona

Jengkel dengan Warga yang Abaikan Aturan PSBB, Penggali Makam: Nanti Berakhir di Kuburan!

"Kasihan sama kami. Kita sedang menyiapkan lubang-lubang bagi yang tidak mengikuti peraturan pemerintah," ungkapnya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (24/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas makam TPU Pondok Ranggon, Sanan yang sudah hampir dua bulan bergumul dengan tanah dan pacul untuk menangani jenazah prosedur tetap (protap) Covid-19 merasa jengkel saat ditemui TribunJakarta.com.

Dia bukan jengkel dengan pekerjaannya melainkan karena belakangan ini masyarakat abai dengan anjuran pemerintah di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca: Kesal Ditegur Tak Pakai Masker, Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas

Bagaimana tidak, dia dan petugas yang lain sudah berjibaku setiap hari menangani jenazah protap Covid-19. 

Namun, keramaian masih saja terjadi di sejumlah titik di Ibukota.

Baca: Penganan Covid-19 di Indonesia Memerlukan Waktu Lama, Doni Monardo: Kita Dituntut Beradaptasi

Seraya menyerok tanah, dia mengungkapkan rasa kekecewaannya.

"Nih saya sediain, yang tidak mengikuti peraturan pemerintah, yang bandel. Nih berakhir di kuburan.

Baca: Pembatalan Deklarasi Darurat Jepang Sudah Tepat, Namun Masyarakat Tetap Khawatir

"Kasihan sama kami. Kita sedang menyiapkan lubang-lubang bagi yang tidak mengikuti peraturan pemerintah," ungkapnya pada Minggu (24/5/2020).

Update kasus di Indonesia

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto memberikan informasi terbaru terkait kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved