Breaking News:

Virus Corona

Tunjangan ASN DKI Jakarta Dipangkas 50 Persen, 25 Persen untuk Anggaran Covid-19

Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan sosial-ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagian Biro Umum saat bekerja dihari pertama setelah libur lebaran di gedung Balaikota Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan tingkat kehadiran PNS pada hari pertama masuk kerja usai cuti lebaran mencapai 99,73 persen dari total 66.087 orang. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta melakukan relokasi anggaran.

Ada pemangkasan anggaran di berbagai kegiatan.

Baca: 3 Warga Lenteng Agung Bisa Kembali dari Kampung Tanpa SIKM, Lurah Bingung: Kok Bisa?

Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan sosial-ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Anies Baswedan mengatakan, relokasi juga terjadi pada belanja pegawai.

Anggaran belanja pegawai berkurang Rp 4,3 triliun karena untuk mengamankan bantuan sosial (bansos) bagi warganya yang prasejahtera.

“Di mana TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) ASN Pemprov DKI Jakarta besarannya 25 persen, direlokasi untuk mengamankan dan 25 persen berikutnya ditunda pemberiannya,” ujar Anies Baswedan saat dikutip melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Jumat (29/5/2020).

Pesan itu disampaikan Anies untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Anies ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang berdiri di belakang sebelah kirinya.

Karena itulah, mulai bulan Mei 2020 tunjangan ASN Pemprov DKI Jakarta dipangkas 50 persen.

Untuk 25 persen lagi akan dikembalikan bila perekonomian Jakarta mulai stabil.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved