Breaking News:

Penjual Kantong Plastik Keluhkan Menurunnya Pembeli Setelah Pergub DKI 142/2019 Terbit

"Pembeli berkurang sampai setengah lah," ucap dirinya saat sedang tidak melayani pembeli

Tribunnews.com/Mafani Fidesya Hutauruk
Toko yang menjual kantong plastik di Pasar Jaya Ciracas, Jakarta Timur 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak tanggal 1 Juli 2020 pedagang di lingkungan Pasar Jaya tidak diperbolehkan lagi menyediakan kantong plastik sekali pakai.

Hal itu berdasarkan pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2019.

Baca: 305 Pedagang Pasar Positif Corona, IKAPPI Soroti Pasifnya Edukasi Pemprov DKI

Pergub DKI itu berisi tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan pada pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat.

Seperti yang terjadi di Pasar Jaya Ciracas.

Spanduk bertuliskan penjual tidak menyediakan plastik telah dipasang di bagian depan pasar.

Hal itu kemudian berdampak kepada pedagang plastik di salah toko plastik yang ada di Pasar Jaya Ciracas.

Pedagang tersebut mengeluhkan adanya penurunan pembeli dan jumlah pendapatan yang didapatkan toko tersebut sejak adanya Pergub larangan penggunaan kantong plastik.

"Ya pasti menurun," ucap seorang pedagang saat ditanya ada pengaruh Pergub itu terhadap pendapatan toko plastik mereka.

Terkait dengan pendapatan saat ini ia tidak bisa menjelaskan dengan pasti turun penurunannya.

Halaman
12
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved