Breaking News:

Polsek Ciracas Diserang

BREAKING NEWS:Prada MI Akui Sebar Hoax yang Diduga Picu Insiden Ciracas

Prada MI, kata Yogaswara, telah mengakui menyebarkan berita bohong tersebut dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam Jaya.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua kiri) bersama dengan Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (kiri) menyambangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/8/2020). Kedua petinggi TNI AD dan Polri itu menjenguk salah satu korban penyerangan Polsek Ciracas. Tampak mendampingi juga Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya) Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara selaku Ketua Tim Penyidik dari TNI AD terkait insiden Ciracas mengungkapkan tersangka penyebar hoax yang diduga memicu insiden penganiayaan dan perusakan di Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu telah mengakui perbuatannya.

Prada MI, kata Yogaswara, telah mengakui menyebarkan berita bohong tersebut dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam Jaya.

"Sudah dilaksanakan penyidikan terhadap tersangka (Prada MI) dengan hasil bahwa tersangka mengakui salah. Ada pengakuan terhadap pemberitaan bohong tersebut," kata Yogaswara dalam konferendi pers di Markas Puspom TNI Angkatan Darat Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020).

Namun demikian, kata Yogaswara, Prada MI tidak memikirkan dampak dari tindakannya tersebut.

Hal itulah, kata Yogaswara, yang menguatkan satu di antara empat motif sementara Prada MI menyebarkan berita bohong tersebut yakni merasa takut dan malu terhadap satuan apabila diketahui sebelum kecelakaan lalu lintas tunggal Prada Mi minum-minuman keras jenis anggur merah merk Gold.

Selain itu, saat ini penyidik juga masih menunggu hasil dari kesehatan jiwa Prada MI terkait kejadian tersebut.

"Dalam penyidikan mendalam terhadap tersangka, aspek psikologis tetap kita juga masih menunggu hasil dari yang bersangkutan atau saksi ahli," kata Yogaswara.

Ketika ditanya apakah Prada MI menyesal telah melakukan perbuatan tersebut, Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD Letjen TNI Dodik Widjanarko mengatakan hanya Prada MI yang bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Baca: Kronologi Prada MI Minum Miras Hingga Berbohong pada Rekannya saat Dijenguk di Rumah Sakit

Namun demikian, kata Dodik, berdasarkan pemrriksaan yang dilakukan pihaknya, kini Prada MI telah merasakan dampak buruk dari apa yang dilakukannya.

S"ebetulnya, yang bisa menjawab pasti mereka menyesal dan tidak, itu adalah yang kita tersangkakan sendiri. Tapi dari pemeriksaan yang kita lakukan, dari keterangan yang diberikan tentunya dia saat ini sudah merasakan bagaimana dampak buruknya dan penyesalan itu terjadi. Tetapi ini penyampaian dari saya. Tapi yang pasti itu ya sebetulnya adalah penyampaian dari yang bersangkutan sendiri," kata Dodik.

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved