Senin, 1 Juni 2026

Bioskop Senen Terbakar, Warga Duga Asal Api dari Halte yang Dibakar Massa

Gedung Bioskop Grand Theater Senen terbakar, saat terjadi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang berakhir dengan kerusuhan.

Tayang:
Editor: Willem Jonata
Warta Kota
Petugas Damkar Jakarta Pusat masih melakukan pendinginan di Gedung Bioskop Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2020) pagi. (Warta Kota/Desy Selviany) 

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di gedung Bioskop Grand Theater Senen, Sabtu (10/10/2020) sore.

Bangkai mobil terlihat hangus terbakar di gedung bekas bioskop itu. Dalam olah TKP anggota kepolisian datang menggunakan mobil Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Polisi meminta keterangan Ketua RW dan pengelola gedung bekas bioskop yang terbakar karena aksi demo penolakan UU Cipta Kerja berakhir rusuh, Kamis (8/10/2020).

Kepada polisi, pengelola gedung menyebut api berasal dari atas atap gedung.

Ia sendiri awalnya tidak sadar gedung tersebut terbakar.

Baca: Bukan Fasilitas Rusak, Ini yang Paling Dikhawatirkan Ganjar Imbas Demo UU Cipta Kerja di Jateng

Namun, ia sempat melihat asap sebelum akhirnya api berkobar di atas gedung.

"Saya sendiri enggak sadar awalnya gedung ikut terbakar. Tapi kok ada asap dan ketika saya periksa gedung sudah ikut terbakar," ujar saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya.

Pantauan Wartakotalive.com atap gedung sudah runtuh. Sementara seluruh isi tembok gedung hangus terbakar.

Penampakan Halte Transjakarta Senen, Jakarta Pusat pada Jumat (9/10/2020), yang dibakar massa anarki Kamis (8/10/2020). 

Di dalam gedung itu juga terdapat sekira lima mobil yang juga ikut terbakar. Mulai dari mobil pick up dan sedan hangus terbakar.

Sayangnya pihak kepolisian enggan memberikan keterangan saat hendak diwawancara Wartakotalive.com.

Halte Rusak Diperbaiki

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakara), Sardjono Jhony Tjitrokusumo, mengatakan halte yang rusak akibat demo buruh beberapa hari terakhir segera diperbaki.

Halte yang alami rusak berat baru dapat selesai diperbaiki empat sampai enam minggu kemudian. 

Hal itu diungkapkan Jhony saat meninjau Halte Bundaran HI, Sabtu (10/10/2020).

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved