Bioskop Senen Terbakar, Warga Duga Asal Api dari Halte yang Dibakar Massa
Gedung Bioskop Grand Theater Senen terbakar, saat terjadi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang berakhir dengan kerusuhan.
Jhony mengatakan sejak Kamis (8/10/2020) malam usai demonstrasi usai, pihak Transjakarta sudah berkoordinasi dan berusul dalam perbaikan halte yang dirusak massa.
"Kemudian mulai Jumat (9/10/2020) malam kami mulai bersih-bersih. Lalu Sabtu (10/10/2020) ini sudah mulai perbaikan," ujar Johny.
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan puing dari Halte Transjakarta Bundaran HI yang terbakar, Jumat (9/10/2020). (Dinas LH DKI Jakarta)
Johny mengatakan ada 46 halte transjakarta yang terdampak demo yang berakhir ricuh.
Namun, hanya lima halte yang alami rusak parah.
Pihak transjakarta juga sudah klasifikasikan halte yang alami rusak parah, sedang, dan ringan.
"Lima rusak parah, sisanya rusak ringan seperti vandalisme dan sebagainya," jelas Johny.
Sehingga total kerugian akibat kerusakan seluruh halte transjakarta mencapai Rp 65 Miliar.
Harapannya, dalam sepekan halte yang alami rusak ringan sudah dapat diperbaiki seluruhnya selama sepekan.
Kemudian halte yang rusak sedang bisa diperbaiki dalam waktu dua sampai tiga pekan kemudian.
Sementara halte yang rusak berat seperti Halte Tosari, Halte Bundaran HI, Halte Sarinah, dan Halte Senen membutuhkan waktu empat sampai enam minggu untuk perbaikan.
"Fokus kami saat ini di koridor satu dulu. Nanti beberapa tempat lain akan kami lanjut perbaiki," tandas Johny.
Diketahui aksi unjuk rasa Omnibus Law di persimpangan Harmoni berakhir ricuh. Massa membakar sejumlah halte, Pos Polisi dan Gedung Bioskop Senen. (Desy Selviany)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Asal Api yang Membakar Bioskop Senen Diduga dari Halte yang Dibakar Massa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bioskop-grand-teather-senen-9-483.jpg)