Penanganan Covid
PSBB Masa Transisi Kembali Diperpanjang, Anies Beberkan Data-data Epidemiologis Dua Pekan Terakhir
Berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi dua pekan terakhir, kondisi wabah Covid-19 DKI Jakarta masih terkendali.
Penulis:
Dewi Agustina
- 6 RS TNI/POLRI memiliki total ruang isolasi 796 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 73% dan total ruang ICU 130 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 43%

- 6 RS BUMN/Kementerian lain memiliki total ruang isolasi 745 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 73% dan total ruang ICU 143 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 76%
- 58 RS Swasta memiliki total ruang isolasi 2265 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 81% dan total ruang ICU 173 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 75%.
Berdasarkan pengamatan perilaku 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan) yang dilakukan FKM UI, terdapat stagnansi maupun penurunan persentase kepatuhan masyarakat selama sepekan terakhir untuk seluruh indikator.
Per 21 November 2020, data tingkat kepatuhan masyarakat yang dicatat FKM UI secara detail:
- memakai masker berada di kisaran angka 65%
- menjaga jarak berada di kisaran angka 60%
- mencuci tangan berada di kisaran angka 30%.
Baca juga: Asosiasi Pariwisata Desak Gubernur Anies Baswedan Cabut PSBB Transisi di Jakarta
Sebelumnya, seluruh indikator perilaku 3M sempat menurun secara signifikan jika dibandingkan setiap pekannya sejak akhir Oktober lalu, yaitu:
- memakai masker berada di kisaran angka 75% (19/10), 70% (26/10), 60% (2/11), 65% (9/11), dan 70% (16/11)
- menjaga jarak berada di kisaran angka 70% (19/10), 65% (26/10), 55% (2/11), 55% (9/11), dan 60% (16/11)
- mencuci tangan berada di kisaran angka 40% (19/10), 30% (26/10), 30% (2/11), 35% (9/11), dan 40% (16/11).
Persentase kepatuhan masyarakat untuk 3M harus mencapai minimal 80% untuk dapat mengendalikan potensi penularan Covid-19.
Pemprov DKI Jakarta akan terus bekerja sama dengan jajaran Forkopimda dalam upaya penegakan hukum atas protokol kesehatan masyarakat di wilayah Ibu Kota.
Nilai reproduksi efektif (Rt) yang menjadi indikasi tingkat penularan di masyarakat menunjukkan skor 1,06 per 21 November 2020.
Angka tersebut meningkat dari skor pekanan sebelumnya, yaitu 1,03 (31/10); 1,04 (7/11); dan 1,05 (14/11).
Hasil skor Rt tersebut menunjukkan peningkatan kembali sebagaimana data bulan Oktober yaitu skor 1,06 pada 12 Oktober 2020 dan 1,05 pada 24 Oktober 2020.
"Berdasarkan data dari FKM UI, kita melihat terjadi stagnansi bahkan penurunan kedisiplinan masyarakat dalam perilaku 3M. Data tersebut sesungguhnya sejalan dengan data peningkatan kasus harian di DKI Jakarta. Jika penggunaan masker dengan benar meningkat, kita juga disiplin menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta ditambah sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, maka insya Allah penularan akan menurun dan dampaknya kasus juga akan bisa ditekan," kata dia.