Breaking News:

Virus Corona

Gunakan APD Level 3, Awak Bus Sekolah Sudah Evakuasi 13.954 Pasien Covid-19,

Sejak dilibatkan evakuasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19, bus sekolah sudah angkut 13.954 pasien, kini ada 9 awaknya yang positif Covid-19.

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas medis bersiap mengantar sejumlah warga yang diduga terpapar virus covid-19 menggunakan Bus Sekolah menuju ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/01/2021). Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia diprediksi bakal menembus angka 1 juta orang. Data terakhir pada Minggu (24/1) mencatat, jumlah pasien yang telah terinfeksi virus corona telah mencapai 989.262 kasus. Dihimpun dari Kementerian Kesehatan rata-rata kenaikan kasus pada data harian jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Indonesia mencapai 10 kasus dalam sepekan terakhir. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan hingga kini sudah 13.954 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dievakuasi jajarannya.

Dari hari ke hari, jumlahnya pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dievakuasi pihaknya terus bertambah.

"Ini akumulasi dari sejak awal pandemi Covid-19 UPAS dilibatkan dalam evakuasi pasien Covid-19 sampai tanggal 24 Januari 2021," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (25/1/2021).

Petugas Kebersihan Bus (PKB) saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada salah satu bus usai digunakan untuk mengangkut pasien Covid 19 di Pool Bus Sekolah DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/1/2020). Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (UPAS) melakukan dua tahap sterilisasi yaitu penyemprotan cairan disinfektan dan pengasapan bakteri. UPAS mengerahkan 16 Armada bus sekolah dari 176 bus sekolah untuk mengantar dan menjemput pasien positif Covid menuju rumah sakit rujukan di Jakarta. Tribunnews/Jeprima
Petugas Kebersihan Bus (PKB) saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada salah satu bus usai digunakan untuk mengangkut pasien Covid 19 di Pool Bus Sekolah DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/1/2020). Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (UPAS) melakukan dua tahap sterilisasi yaitu penyemprotan cairan disinfektan dan pengasapan bakteri. UPAS mengerahkan 16 Armada bus sekolah dari 176 bus sekolah untuk mengantar dan menjemput pasien positif Covid menuju rumah sakit rujukan di Jakarta. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Evakuasi pasien ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus itu dilakukan berdasar permintaan pihak Puskesmas Kecamatan setempat yang menangani kasus.

UPAS Dishub DKI Jakarta kini tercatat memiliki 15 armada dan 32 awak khusus dalam proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 se-Jakarta.

"Tanggal 24 kemarin kami mengevakuasi sebanyak 267 pasien terkonfirmasi Covid-19 dari 16 Puskesmas Kecamatan. Paling banyak dari Puskesmas Tanjung Priok, 48 orang," ujarnya.

Petugas Kebersihan Bus (PKB) saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada supir bus usai mengantar pasien Covid 19 di Pool Bus Sekolah DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/1/2021). Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (UPAS) melakukan dua tahap sterilisasi yaitu penyemprotan cairan disinfektan dan pengasapan bakteri. UPAS mengerahkan 16 Armada bus sekolah dari 176 bus sekolah untuk mengantar dan menjemput pasien positif Covid menuju rumah sakit rujukan di Jakarta. Tribunnews/Jeprima
Petugas Kebersihan Bus (PKB) saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada supir bus usai mengantar pasien Covid 19 di Pool Bus Sekolah DKI Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/1/2021). Unit Pelayanan Angkutan Sekolah (UPAS) melakukan dua tahap sterilisasi yaitu penyemprotan cairan disinfektan dan pengasapan bakteri. UPAS mengerahkan 16 Armada bus sekolah dari 176 bus sekolah untuk mengantar dan menjemput pasien positif Covid menuju rumah sakit rujukan di Jakarta. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Ali menuturkan dalam setiap proses evakuasi jajarannya mengenakan alat perlindungan diri (APD) level 3 sebagaimana dipakai tenaga kesehatan.

Bus yang digunakan untuk mengevakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 pun dimodifikasi dengan memberi sekat antara bagian awak dan penumpang.

"Untuk lokasi dan waktu evakuasi kami lakukan sesuai permintaan pihak Puskesmas. Seluruh unit dan awak siaga 24 jam di kantor UPAS di Kramat Jati," ujarnya.

9 Awaknya Terpapar Covid-19, Bus Sekolah Patikan Evakuasi Pasien Jalan Terus

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved