Sabtu, 30 Agustus 2025

Banjir di Jakarta

Relawan FPI Diminta Copot Atribut saat Evakuasi Korban Banjir, Kronologi dan Tanggapan FPI

Polrestro Jakarta Timur dan Kodim 0505 Jakarta Timur membubarkan relawan FPI yang hendak mengevakuasi warga RW 04 Kelurahan Cipinang

Editor: Sanusi
TANGKAPAN LAYAR VIDEO
Perahu karet bertuliskan FPI saat proses evakuasi banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). 

"Mereka kalau memang mau buka baju, perahu disimpan, semua yang mengatasnamakan FPI. Setelah buka atribut itu mereka ikut bantu evakuasi warga dengan anggota TNI-Polri boleh. Asal memakai baju biasa, tidak mengatasnamakan FPI," lanjut Saiful.

Perihal apa relawan FPI meninggalkan bantuan logistik makanan bagi korban banjir saat pergi, Saiful mengatakan saat kejadian tidak ada bantuan logistik yang dibawa 10 orang itu.

Baca juga: Sejumlah Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Dibatalkan

Baca juga: Pengungsi dan Warga di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Berhamburan Karena Gempa

Baca juga: Hasil Liga Inggris Arsenal vs Man City: The Citizens Menang Berkat Gol Tunggal Raheem Sterling

Menurutnya saat kejadian bantuan yang hendak diberikan relawan FPI kepada warga RW 04 yang terdampak banjir sejak Jumat (19/2) yakni tenaga evakuasi dari rumah ke posko pengungsian.

"Enggak, enggak ada bantuan logistik. Bantuan tenaga untuk evakuasi masyarakat bersama-sama dengan kami anggota TNI-Polri yang sudah ada di situ. Mereka ada sepuluh orang, yang nyebur itu saya lihat hanya dua orang yang pakai pelampung FPI," sambung dia.

Tanggapan FPI

Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar membenarkan adanya tim relawan FPI yang dibubarkan saat membantu korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada Sabtu (20/2/2021) kemarin.

Menurut Aziz Yanuar, tim relawan itu sejatinya tidak dibubarkan oleh Polri-TNI.

Namun hanya diminta mencopot atribut yang diketahui berlambang Front Pembela Islam (FPI).

"Infonya hanya diminta copot atribut saja," kata Aziz Yanuar saat dikonfirmasi, Minggu (21/2/2021).

Namun demikian, Aziz Yanuar menyatakan pihaknya enggan merespons berlebihan terkait kasus tersebut.

Mereka mengaku tak masalah terkait tindakan yang dilakukan TNI-Polri itu.

"Kita nggak ambil pusing juga. Biar mereka yang ribet dan pusing," ungkap dia.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan pihaknya meminta relawan Front Persaudaraan Islam (FPI) di daerah untuk turut membantu musibah banjir.

"Front Persaudaraan Islam fokus membantu saudara sebangsa yang terkena musibah banjir," tukas dia.

Penjelasan Kapolres Jakarta Timur

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan