Breaking News:

Hari Ini PN Jaksel Lanjutkan Sidang Kasus Dugaan Korupsi Lahan Cengkareng Era Ahok

Sidang hari ini merupakan lanjutan atas agenda yang ditunda pada pekan lalu, karena salah satu pihak termohon tidak hadir.

KOMPAS IMAGES
Ilustrasi: Kondisi lahan kosong di RW 07 Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Senin (27/6/2016). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang lanjutan praperadilan gugatan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Senin (1/3/2021).

Gugatan MAKI ini dilayangkan terkait kasus dugaan korupsi lahan Cengkareng oleh Pemprov DKI Jakarta era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai mangkrak.

Sidang hari ini merupakan lanjutan atas agenda yang ditunda pada pekan lalu, karena salah satu pihak termohon tidak hadir dalam hal ini pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Akan dipanggil kembali termohon dua (Kejati DKI ) untuk hadir kembali tanggal 1 Maret 2021," kata Fauzih Hanum, Hakim Tunggal di PN Jaksel, Senin (22/2/2021) lalu.

Humas PN Jaksel Suharno mengatakan sidang tersebut terjadwal pada pukul 09.00 WIB dengan agenda pembacaan dari pemohon dalam hal ini MAKI.

"Kalau di agenda itu jam 9 pagi, tapi masih menunggu. Akan menghadirkan termohon kemarin yang gak hadir," kata Suharno saat dikonfirmasi, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Ketua DPD RI Minta Pembebasan Lahan Berlaku Adil

Baca juga: Penilaian Harga Pembebasan Lahan Proyek Nasional Dipastikan Sesuai Pasar

"Nanti jika termohon hadir, akan ada agenda pembacaan dari pemohon," lanjutnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) kembali menggugat terkait mangkraknya penanganan korupsi pengadaan lahan Cengkareng oleh Pemprov DKI Jakarta era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Adapun dari Sistem Informasi Penlusuran Perkara (SIPP), gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 6/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel

Gugatan praperadilan ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya sebagai termohon I, Kajati DKI Jakarta termohon II, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) termohon III, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termohon IV.

"Hari ini, Senin, 22 Januari 2021, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, agenda sidang perdana, gugatan praperadilan MAKI lawan Kapolda Metrojaya dan KPK," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman lewat keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Boyamin mengatakan, sebelumnya gugatan praperadilan serupa juga telah dilayangkan, tetapi hakim menolak gugatan tersebut.

"Selama kasus masih mangkrak maka gugatan praperadilan tidak akan pernah berhenti. Gugatan ini adalah yang keempat. Dalam kasus lain, gugatan praperadilan korupsi bank Century baru dikabulkan setelah gugatan keenam," cetusnya.

Menurut dia, gugatan praperadilan ini sejalan dengan kehendak Kapolda Metrojaya Irjen Fadil Imran yang pernah menyatakan akan menuntaskan perkara mangkrak.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved