Berita Viral
VIRAL Dulu Disumpahi Jadi Sampah Masyarakat, Kini Telah Sukses dan Bisa S2 di Eropa
Beredar sebuah videoyang memperlihatkan kisah seorang pemuda yang berhasil sukses setelah dulunya pernah disumpahi bakal menjadi sampah masyarakat.
Penulis:
Faryyanida Putwiliani
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
TRIBUNNEWS.COM - Beredar sebuah video viral yang memperlihatkan kisah seorang pemuda yang berhasil sukses setelah dulunya pernah disumpahi bakal menjadi sampah masyarakat.
Video tersebut diunggah oleh pemilik akun TikTok @scotchandsoba.
Hingga kini, Senin (19/4/2021) telah ditonton sebanyak 2,9 juta kali dan disukai oleh 416 ribu pengguna TikTok.
Dalam video pengunggah juga menuliskan sebuah caption.
Baca juga: Polri Sebut Telah Lama Pantau Akun YouTube Jozeph Paul Zhang Sebelum Viral
Baca juga: Kisah Ibu dan Anak Sering Dikira Kakak Beradik Viral, Rupanya Gebetan Anak Pernah Naksir Ibunya
"Sempet cerita kalo guru SMP gue pernah nyumpahin gue bakal jadi sampah masyarakat. Sebenernya enggak cuman dia, sodara gue pun juga pernah nyumpahin saking capek nyari gue berbulan-bulan enggak balik ke rumah."
"Tapi walaupun gue keras kepala, gue inget kalo lagi menyendiri gue suka ngayal dan mimpi. Kayak pas cabut ke Jogja abis ngompreng seharian, gue sempet ngayal pas ngamen buat nyari makan malem ngelewatin gedung megah banget di Jalan Kaliurang. Someday gue harus ada di gedung itu."
"Satu tahun kemudian, walaupun gue lupa pernah ngayal, ternyata Tuhan masih inget sama mimpi gue. Alhamdulillah, Puji Tuhan keterima jalur undangan di FH UGM."
Baca juga: Viral Video TikTok 6 Tahun Tak Punya Tetangga, Pemilik Rumah: Sunyi Tenteram, Jauh dari Ghibah
Baca juga: Viral Pria Mirip Tokoh Drama True Beauty Han Seojun, Awalnya Dicaci Maki, Kini Kebanjiran Followers
"Tapi mimpi nyaris sirna, saat awal-awal kuliah gue didiagnosis HIV. Badan gue drop, mental drop, nilai juga drop IPK jadi 3,0. Tapi Tuhan yakin kalau gue kuat. Walaupun semua orang mencibir dan ragu sama gue (termasuk gue sendiri udah mulai ragu)."
"Walaupun sekali lagi gue pernah mimpi, tapi Tuhan inget sama mimpi gue ngelihat salju dan ngelihat Eiffel. Siapa yang nyangka, gue yang dulu sampe di jalan buat makan aja kadang bingung, tiba-tiba dikasih kesempatan kuliah S2 di Eropa."
"Gue enggak dendam sama orang yang dulu mencibir atau ngerendahin gue. Justru mau bilang makasih udah memotivasi gue sampe di titik sekarang," tulisnya.
Baca juga: VIRAL Kisah Ibu dan Anak yang Usianya Hanya Selisih 15 Tahun, Sering Dikira Kakak-Adik
Baca juga: Viral di Medsos, Anggota TNI Jadi Korban Pengeroyokan di Kebayoran Baru, Pelaku Masih Buron
Ingin Mengingatkan Orang untuk Tidak Menilai Seseorang dari Tampilan Luarnya
Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, pengunggah bernama Scott Alfaz mengaku, video tersebut dibuatnya dengan tujuan untuk berbagi pengalaman dan mengingatkan orang lain.
Agar tidak gampang menilai seseorang hanya dari tampilan luarnya saja.
"Untuk berbagi pengalaman dan mengingatkan orang-orang agar enggak gampang menilai seseorang dari tampilan luarnya," kata Alfaz kepada Tribunnews.com, Sabtu (17/4/2021).
Alfaz mengaku, dulu ia sempat disumpahi oleh guru SMP nya sendiri karena kelakuannya saat masih remaja.
Guru SMP Alfaz menyumpahinya kelak ia akan menjadi sampah masyarakat.
Tak hanya guru SMP saja, banyak juga saudara Alfaz yang berpikir demikian.
Hal itu dikarenakan kenakalan Alfaz sewaktu remaja dan juga dulunya ia malas belajar.
Baca juga: VIRAL Curhatan Wanita di Boyolali Jadi Korban Begal Payudara, Polisi Sebut Belum Ada Laporan
Baca juga: Viral Video Kucing Peliharaan Lari Hampiri Ibu Pemulung yang Dulu Merawatnya, Ini Kisah Dibaliknya
Apapun Latar Belakang Seseorang Tetap Berhak Mendapatkan Akses Pendidikan Lebih Tinggi
Meski pernah disumpahi akan menjadi sampah masyarakat, tapi Alfaz tak menggubrisnya.
Justru perkataan gurunya itulah yang menjadi titik balik dalam hidupnya.
Alfaz menjadi termotivasi untuk membuktikan kepada orang-orang.
Bahwa apapun latar belakang seseorang tetap berhak mendapatkan akses pendidikan yang lebih tinggi.
Termasuk untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat.
"Pengen ngebuktiin ke orang-orang, kalau apapun latar belakang kita tetep berhak terhadap akses pendidikan lebih tinggi dan bisa berkontribusi kepada masyarakat," tegas pria asal Jakarta ini.
Baca juga: Viral Video Pria Aniaya Perawat Rumah Sakit di Palembang, Ini Kronologi Menurut Polisi
Baca juga: Setelah Viral Cosplay Tokoh Han Seojun, Konten Kreator asal Tulungagung Ini Kebanjiran Rezeki
Belum Berjumpa Lagi dengan Gurunya
Alfaz menuturkan, hingga kini belum bisa bertemu lagi dengan guru SMP-nya tersebut.
Jangankan bertemu, kabar terbaru mengenai gurunya itu pun Alfaz tak mengetahuinya.
Namun ia mengaku masih mengingat jelas momen saat itu.
Baca juga: VIRAL Video Naik Bajay Rasa Mobil Berkelas, Ternyata Supirnya Sering Bawa Alphard, Mercy, dan Tesla
Baca juga: VIRAL Aksi Pemuda Masjid Bangunkan Sahur Pakai Suara Mimi Peri, Langsung Ditegur Pengurus Masjid
"Belum pernah berjumpa lagi dan belum tau gimana kabarnya sekarang. Tapi masih ingat jelas gimana momentnya pada waktu itu," tutur Alfaz.
Jika diberikan kesempatan untuk bertemu dengan gurunya, Alfaz tak ingin balas dendam.
Justru ia ingin berterimakasih, karena berkat kata-kata yang telah dilontarkan gurunya itu, Alfaz bisa termotivasi menjadi manusia yang lebih baik.
"Terima kasih sudah memotivasi saya menjadi manusia lebih baik dan berusaha membuktikan kalau omongan anda kepada saya tidaklah benar. Semoga sehat dan bahagia selalu," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)