Virus Corona
Kasatpol PP DKI Pastikan Kantor PT Equity dan Ray White Disegel Selama PPKM Darurat
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memastikan kantor PT Equity Life Indonesia tetap disegel petugas sampai PPKM Darurat berakhir, 20 Juli 2021.
“Iya (perusahaan menyuruh masuk) 25 persen pak,” katanya.
“Ini 25 persen bukan?,” tanya Anies.
“Iya pak dari total ini, 42 orang yang masuk,” jawabnya.
Anies mengatakan, setiap hari petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menguburkan jenazah dengan suspek Covid-19.
Anies meminta, semua pihak mengambil sikap tanggung jawab dengan mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.
“Tiap hari kita nguburin orang pak, bapak ambil tanggung jawab. Semua buntung pak, nggak ada yang untung pak. Jangan seperti begini,” imbuhnya.
Baca juga: Luhut Geram Harga Ivermectin Tinggi: Kita Jangan Diatur oleh Orang Serakah
Anies juga menyoroti adanya karyawan yang tengah hamil dan tetap masuk bekerja di perusahaan itu.
Anies bercerita, salah satu warganya yang hendak melahirkan terpaksa meninggal dunia akibat Covid-19 pada Selasa (6/7/2021) pagi.
“Apalagi ibu hamil masuk tuh. Ibu hamil kalau kena Covid-19 mau melahirkan paling susah (ditangani). Pagi ini saya terima satu ibu hamil meninggal, kenapa? Melahirkan (dalam kondisi) Covid-19,” katanya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Satpol PP DKI Pastikan Segel Kantor Ray White dan PT Equity tak Dibuka selama PPKM Darurat,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anies-sidak-ppkm-darurat-nih4.jpg)