Breaking News:

Virus Corona

Selama PPKM Darurat, Jumlah Penumpang KRL Berkurang Signifikan

Bahkan, jumlahnya semakin turun sejak diberlakukannya syarat dokumen perjalanan pada 12 Juli lalu.

Tribunnews/Jeprima
Penumpang turun dari kereta Commuter Line (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2021). Operator melakukan pembatasan jam operasional KRL mulai pukul 04.00 WIB hingga 22.00 WIB seiring dengan diberlakukannya masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2020 guna menekan penyebaran Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

Maka dari itu, penyesuaian jumlah perjalanan di luar jam sibuk juga digunakan KAI Commuter untuk memaksimalkan perawatan sarana KRL yang tidak beroperasi di jam-jam sibuk.

Dengan penyesuaian perjalanan sejak 17 Juli ini, maka jumlah frekuensi perjalanan KRL di setiap lintasnya adalah sebagai berikut :

1. Lintas Bogor/ Depok – Jakarta Kota PP, 192 perjalanan KRL

2. Lintas Bogor/ Depok/ Nambo – Duri/ Jatinegara PP, 165 perjalanan

3. Lintas Cikarang/ Bekasi – Jakarta Kota PP, 167 perjalanan

4. Lintas Rangkasbitung/ Parung Panjang/ Serpong – Tanah Abang PP, 171 perjalanan

5. Lintas Tangerang – Duri PP, 94 perjalanan

6. Lintas Tanjung Priok – Jakarta Kota PP, 50 perjalanan

KAI Commuter juga menginformasikan, pada akhir pekan maupun di hari-hari kerja, seluruh syarat dokumen perjalanan untuk menggunakan KRL masih berlaku. Dokumen syarat perjalanan ini berlaku selama periode PPKM Darurat

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved