Breaking News:

Virus Corona

PPKM Level 4 Dilanjutkan, Pemkot Tangsel Fokus Percepat Vaksinasi

Pemkot Tangsel terus berupaya mencapai herd immunity yang ideal dengan menyediakan lokasi vaksinasi yang diperbanyak.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PPKM Level 4 yang diperpanjang pada 4-9 Agustus 2021 juga berlaku di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan perpanjangan PPKM Level 4 akan berjalan sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 27 Tahun 2021, di mana Tangsel merupakan satu di antara daerah dengan level 4.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa Surat Instruksi itu diteruskan dengan penerbitan surat edaran wali kota.

Sehingga saat ini pihaknya menerbitkan Surat Edaran Nomor 443/2686/Huk sebagai ketentuan bahwa PPKM Level 4 dilanjutkan hingga 09 Agustus mendatang.

”Untuk ketentuannya masih sama, pembatasan masih dilakukan dan pemberlakuan aturan sektor esensial dan kritikal masih berlaku di wilayah Tangerang Selatan" ujar Benyamin di Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Meski Tersangka, Pengendara Moge yang Terlibat Kecelakaan Maut di Bintaro Tidak Ditahan 

Selain itu, perpanjangan PPKM Level 4 juga dimanfaatkan untuk mempercepat vaksinasi.

Pemkot Tangsel terus berupaya mencapai herd immunity yang ideal dengan menyediakan lokasi vaksinasi yang diperbanyak.

"Upaya vaksinasi dioptimalkan selama perpanjangan PPKM Level 4. Ini juga dilakukan kepada orang tua dengan usia di atas 50 tahun serta siswa sebagai syarat pembelajaran tatap muka. Pun dengan masyarakat yang memiliki pekerjaan di bidang pelayanan dengan begitu target herd immunity bisa dicapai secepatnya," pungkasnya.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Santri di Tangsel, Kepala BIN: Pondok Pesantren Ujung Tombak Ketahanan NKRI

Adapun ketentuan PPKM Level 4 ditinjau berdasarkan angka positif rate yang masih berkisar di atas lima persen sehingga pemerintah harus berupaya menekan angka positif rate ini agar bisa berada di bawah angka lima persen.

Sementara ketersediaan ranjang pasien atau bed occupancy rate saat ini sudah menurun signifikan.

Sebelumnya, bor untuk pasien isolasi di Tangsel terisi hingga 98 persen, kini menurun hingga 60 persen.

”Tapi angka itu akan terus kita tekan, agar lebih ideal. Paling tidak 50 persen, agar masyarakat tidak kesulitan mencari tempat isolasi terutama jika pasien mengalami gejala berat,” tutup Benyamin.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved