Breaking News:

Berakhir Damai, Pengendara Mobil Bermuatan Sepeda Unggah Foto Bersama Polantas yang Menilangnya

Pengendara yang ditilang polantas akibat membawa muatan berupa sepeda di jok belakang mobil berdamai dengan polantas yang menindak.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Hasanudin Aco
Instagram@agus.superyadi
Agus Superyadi dan Polantas bernama Rizky berfoto bersama usai peristiwa penilangannya viral di media sosial, Jumat (1/10/2021). 

"Tentang daya angkut barang. Ada di pasal 307, lihat di Google," jawab polisi bernama Rizky.

"Bawa sepeda boleh, tapi jangan di dalam," timpal polisi lain bernama Fahmi.

Video itu sontak menyebar ke grup-grup pesepeda di media sosial Facebook hingga WhatsApp.

Bahkan mendapat perhatian khusus Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Netizen pun bingung dengan tindakan kedua polantas yang menilang Agus.

Keheranan itu dilontarkan terutama para pesepeda yang menilai penilangan itu salah pasal.

Agus sndiri dikenakan Pasal 307 yang dimaksud polantas tersebut berada di dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Masalahnya, pasal tersebut mengatur kendaraan angkutan umum bukan kendaraan pribadi.

Sepeda tersebut berada di dalam mobil pelat hitam.

Pasal 307 berbunyi: "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)."

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved