Virus Corona

Covid-19 Meroket, Selama 2 Pekan Ada 80 Kasus Omicron di Jaksel, Masih Ada Bar Dipenuhi Pengunjung

Penyebaran Covid-19 di DKI terus meroket, penambahan kasus harian kini 1.825, sayangnya masih ada temuan bar yang disesaki pengunjung.

sehatnegeriku.kemkes.go.id
Ilustrasi Omicron. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta terus meroket.

Penambahan kasus harian pun kini, Minggu (23/1/2022) mencapai 1.825 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.535 kasus berasal dari transmisi lokal.

Sisanya 290 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri.

Baca juga: Kasus Omicron Melonjak, Lima Organisasi Profesi Medis Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Angka ini menjadikan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Kemudian, posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 641 kasus dan Banten di tingkat ketiga dengan 451 kasus.

Walau menjadi provinsi dengan penambahan kasus terbanyak di Indonesia, DKI juga mencatatkan kasus nol kematian hari ini.

Sedangkan untuk pasien sembuh di ibu kota, tercatat ada 457 kasus.

Angka ini menjadikan DKI sebagai provinsi dengan jumlah pasien sembuh terbanyak.

Ciri-ciri Corona Tanpa Gejala: Tampak Sehat Belum Tentu Bebas Covid-19
Ciri-ciri Corona Tanpa Gejala: Tampak Sehat Belum Tentu Bebas Covid-19 (Freepik)

Selama 2 Pekan, Ada 80 Kasus Varian Omicron di Jakarta Selatan

Total ada 80 kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta Selatan selama dua pekan terakhir.

Kasus Omicron tersebar di hampir seluruh kecamatan.

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan M Helmi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sibuk mengklasifikasi varian Covid-19 yang menjangkit pasien.

Klasifikasi baru dapat dilakukan setelah pasien positif Covid-19 terjangkit virus selama lima hari.

Halaman
1234
Sumber: TribunJakarta
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved