Virus Corona
Prediksi Epidemiolog, Menteri dan Kepala Daerah Soal Covid-19 di DKI dan Jabar Segera Melandai
Sejumlah pihak menyebut setelah ibu kota dilanda gelombang ketiga covid-19, dalam beberapa minggu kedepan kasus aktif termasuk omicron segera melandai
Rinciannya, kasus aktif turun 5.311 pada Jumat (11/2/2022) kemarin menjadi 81.590 kasus.
Kemudian, pada Sabtu (12/2/2022) kasus kembali turun jadi 3.167 kasus dan terakhir Minggu (13/2/2022) ada penurunan 4.021 kasus.
Dengan penurunan ini, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta kini berada di angka 73.502.
Dalam keterangan tertulis, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia meminta masyarakat tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.
"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta," ucapnya dikutip TribunJakarta.com, Senin (14/2/2022).
"Upaya 3T juga terus kami digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," tambahnya menjelaskan.
Sebagai informasi, capaian vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta untuk dosis pertama sudah mencapai 120,6 persen atau 12.162.214 orang.
Rinciannya, sebanyak 71 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 29 persen lainnya warga KTP non DKI.
Kemudian, total dosis kedua sudah mencapai 10.108.332 atau 100,2 persen dengan proporsi 73 persen warga Jakarta dan 27 persen warga KTP non DKI.
"Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 994.010 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 16.215 orang," ujarnya.
Menteri Kesehatan Prediksi Pekan Ini Jakarta Alami Puncak Kasus Omicron, Setelah Itu Bakal Melandai
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi pekan ini DKI Jakarta bakal menghadapi puncak gelombang Covid-19 varian Omicron.
Namun, setelah berada di puncak, maka kasus Covid-19 perlahan akan mulai turun.
"DKI Jakarta kemungkinan besar kami mengamati bahwa minggu ini akan sampai puncaknya, dan akan mulai bergerak turun," kata Budi dalam konferensi pers, Senin (14/2/2022).
Meski demikian, angka perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) akan berhenti pada level 40-50 persen, jika dibandingkan dengan puncak Delta.
Baca juga: Polemik Formula E Tak Pernah Habis, Kali Ini Soal Penjualan Tiket Tapi Sirkuit Belum Ada
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-3.jpg)