Jumat, 12 Juni 2026

Kantor MUI Ditembak

MUI Bentuk Tim Khusus Usut Insiden Penembakan Kantornya

Pembentukan tim khusus merupakan agenda penindaklanjutan di internal kelembagaan.

Tayang:
Tribunnews.com/Ashri Fadilla
Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) dijaga ketat oleh polisi usai peristiwa penembakan oleh seorang pria hari ini, Selasa (2/5/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MUI membentuk tim khusus untuk mengusut insiden penembakan di kantornya pada Selasa (2/5/2023).

Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan, pembentukan tim khusus ini untuk menyelesaikan dua hal.

Pertama, dalam penyelesaian mekanisme tempuh hukum dan kedua, sisi sosial untuk terus menjaga spirit dakwah bagi umat.

Baca juga: Wapres Minta Pihak Keamanan Tetap Waspada Setelah Penembakan di Kantor MUI

"Iya tetap kita di jalan kebenaran, semangat berdakwah, dan juga senantiasa memberikan ruang terbaik untuk bangsa dan negara," kata dia pada Jumat (05/05/2023).

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Wasekjen MUI bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah, mengatakan pembentukan tim khusus merupakan agenda penindaklanjutan di internal kelembagaan.

Timsus, kata dia, beranggotakan sembilan orang yang merupakan pengurus aktif di MUI, mulai dari waketum, ketua-ketua bidang, dan anggota pengurus lainnya.

"Ini diketuai langsung oleh Ketua MUI bidang Hukum dan HAM Prof Noor Achmad," lanjutnya.

Ikhsan pun mengungkapkan, selain pihaknya terus mencari profiling dari Mustafa sebagai pelaku penembakan, pihaknya juga terus menginvestigasi sejumlah kejanggalan terkait aksi teror tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengadakan pertemuan bersama sejumlah tokoh ormas untuk memberikan keterangan terkait kronologi kejadian dan perkembangan penanganan kasus yang berlangsung di Kantor MUI Pusat, Kamis kemarin.

"Iya sebenarnya memenuhi permintaan para tokoh-tokoh ormas yang terus bertanya kejadian dan perkembangan kasus yang menimpa MUI," ujar Cholil.

Dalam forum bersama ormas itu, MUI menyatakan sikap pascaaksi penembakan.

Di satu sisi, kata Kiai Cholil, MUI menganggap hal tersebut sebagai musibah dari Allah SWT.

Menurut Kiai Cholil, sejumlah tokoh ormas yang hadir dalam pertemuan tersebut ikut cemas sendiri dengan aksi teror yang terjadi di Kantor MUI.

Dari kejadian itu, mereka meminta eskalasi keamanan dan penjagaan dapat ditingkatkan ke depan.

Para tokoh yang hadir memberikan sejumlah saran agar keamanan di MUI perlu melibatkan kemanan digital seperti detektor siber atau cyber scurity.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved