Jumat, 12 Juni 2026

Kantor MUI Ditembak

MUI Bentuk Tim Khusus Usut Insiden Penembakan Kantornya

Pembentukan tim khusus merupakan agenda penindaklanjutan di internal kelembagaan.

Tayang:
Tribunnews.com/Ashri Fadilla
Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) dijaga ketat oleh polisi usai peristiwa penembakan oleh seorang pria hari ini, Selasa (2/5/2023). 

"Iya tetap MUI menjadi rumah bersama, mercusuar bagi ormas. Keamanan yang ketat tidak menghilangkan rasa nyaman dan akses yang mudah sebagai rumah bersama," ujarnya.

Belasan Orang Diperiksa

Polda Metro Jaya telah memeriksa 19 orang saksi dalam kasus penyerangan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat yang dilakukan pria asal Lampung bernama Mustopa NR (60).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut saat ini proses penyidikan masih berlanjut.

"Pertama-tama kami akan sampaikan penyelidikan dan penyidikan sementara ini, penyodik telah melakukan pemeriksaan kepada 19 orang saksi," kata Trunoyudo kepada wartawan, Kamis (4/5/2023).

Trunoyudo mengatakan ada sebanyak delapan orang dari pihak MUI yang dimintai keterangannya. Selanjutnya, empat orang keluarga Mustopa.

Baca juga: Polisi Selidiki Temuan Mutasi Senilai Rp800 Juta di Rekening Milik Mustopa si Penyerang Kantor MUI

"Yang pertama saksi dari MUI, ini kita sudah melakukan pemeriksaan sebanyak delapan orang, sedangkan dari pihak keluarga ada empat orang," tuturnya.

Sementara itu, untuk tujuh orang sisanya adalah saksi yang merupakan referensi dari kasus Mustopa saat melakukan pengerusakan di kantor DPRD Provinsi Lampung pada 2016 lalu.

"Referensi yang saksi di Lampung, referensi terhadap kasus yang sebelumnya. Jadi di luar keluarga ada yang terdahulu," ungkapnya.

Sebelumnya, Penembakan terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta pada Selasa (2/5/2023).

Aksi penembakan itu viral di media sosial salah satunya diunggah akun Twitter @facialwashh. Terlihat pintu kaca kantor MUI yang pecah dan serpihan kaca pun berserakan.

Dalam postingan tersebut disebutkan beberapa orang terluka dan dievakuasi ke rumah sakit.

Hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut pelaku berjumlah satu orang yang kini sudah meninggal dunia setelah melakukan aksinya.

Polisi juga sudah menyita satu pucuk pistol yang diduga milik pelaku yang kini masih diperiksa.

Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved