Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo di Jakarta

Kisah Sopir Angkot Angkut Mahasiswa UI yang Demo di Polda Metro, Mengaku Tak Capek Antar Demonstran

Faisal (35), seorang sopir angkutan perkotaan atau Angkot mengaku baru pertama kali mengantar rombongan mahasiswa untuk menghadiri aksi unjuk rasa.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Ibriza
AKSI DI POLDA METRO JAYA - Faisal (35), seorang sopir angkot yang mengantar rombongan mahasiswa Universitas Indonesia untuk menghadiri aksi unjuk rasa di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jumat (29/8/2025). Faisal mengatakan, ini kali pertamanya mengantar pelanggan untuk demo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Faisal (35), seorang sopir angkutan perkotaan atau Angkot mengaku baru pertama kali mengantar rombongan mahasiswa untuk menghadiri aksi unjuk rasa.

Faisal merupakan sopir angkot 112 trayek Depok-Kampung Rambutan.

Ia sibuk mengantarkan rombongan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk yang berdemo di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Dia tampak berkumpul bersama beberapa sopir angkot lainnya yang sehari-hari juga mengemudikan angkot 112 berwarna biru.

Ia mengatakan, biaya carter angkot tergantung jarak dan situasi lokasi tujuan pelanggan.

Baca juga: Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Oknum Brimob yang Lindas Driver Ojol dengan Kendaraan Rantis

Adapun untuk mahasiswa UI, Faisal mengungkapkan, jasanya dibayar Rp 400 ribu untuk melayani pulang-pergi rombongan.

"Pulang-pergi biasanya sekitar Rp 400. Alhamdulillah dapat makan dari anak-anak mahasiswa," kata Faisal, saat ditemui di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Ia mengaku tak lelah mengantar rombongan mahasiswa untuk ikut demo walaupun harus menunggu beberapa waktu lamanya.

Hal itu dikarenakan dia juga memiliki kemarahan atas situasi yang terjadi di Tanah Air saat ini.

Baca juga: Mengenal Fungsi dan Tugas Korps Brimob Polri yang Sedang Jadi Sorotan Masyarakat

Terutama saat mendengar kabar wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online akibat dilindas mobil Rantis Brimob, pada aksi unjuk rasa yang digelar Kamis (28/8/2025).

"Enggak capek (antar mahasiswa untuk demo). Saya tahu (kasus Affan). Kasihan juga, dia punya keluarga. Saya marah juga," ucapnya.

Karena alasan itu, Faisal mengatakan, aksi yang dilakukan masyarakat harus bisa menuntaskan semua persoalan yang terjadi.

"Jadi ya kalau menurut saya harus tuntas sampai habis. Kelarin (selesaikan)," ucapnya.

Mahasiswa UI meninggalkan lokasi unjuk rasa di Polda Metro Jaya pada Jumat petang.

Unjuk rasa di markas Polda Metro Jaya Unjuk rasa ini dipicu insiden yang terjadi sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025) di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat.

Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian tersebar luas di media sosial, memicu kemarahan di kalangan pengemudi ojol dan masyarakat.

Sebagai bentuk solidaritas dan protes, massa mendatangi Mako Brimob Kwitang Jakarta Pusat untuk menuntut keadilan atas insiden tersebut.

Tak hanya Mako Brimob Kwitang, Markas Polda Metro Jaya dan Marka Besar Polri di Jakarta Selatan pun menjadi sasaran aksi demonstrasi.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan