Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo di Jakarta

TNI Tenangkan Massa Ojol yang Kepung Mako Brimob Kwitang, Seruan 'Hidup TNI' Bergema

Suasana haru sempat tercipta ketika para anggota TNI dan massa bersama-sama menyanyikan lagu nasional Tanah Airku karya Ibu Sud.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Erik S
FERSIANUS WAKU
MAKO BRIMOB KWITANG - Sejumlah anggota TNI terlihat berusaha menenangkan massa ojek online (ojol) dan warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah anggota TNI terlihat berusaha menenangkan massa ojek online (ojol) dan warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, massa mulai memadati area sejak pagi hari dan hingga pukul 10.43 WIB masih bertahan di depan Mako Brimob hingga ke kawasan Simpang Lima Senen.

Di tengah ketegangan, puluhan anggota TNI tampak membaur dengan massa. Mereka tampak bersalaman dengan sejumlah pengunjuk rasa, serta menyanyikan yel-yel.

Baca juga: Brimob Minta Maaf ke Massa Ojol setelah Affan Tewas Dilindas Rantis: Tak Ada Kesengajaan dari Kami

Aksi tersebut disambut antusias oleh massa. Beberapa kali terdengar teriakan 'Hidup TNI' dari kerumunan. 

Suasana haru sempat tercipta ketika para anggota TNI dan massa bersama-sama menyanyikan lagu nasional Tanah Airku karya Ibu Sud.

Unjuk rasa ini dipicu oleh insiden yang terjadi sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025), di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat. 

Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (21) dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (Rantis) barracuda saat pembubaran demo buruh.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian tersebar luas di media sosial, memicu kemarahan di kalangan pengemudi ojol dan masyarakat. 

Sebagai bentuk solidaritas dan protes, massa mendatangi Mako Brimob Kwitang menuntut keadilan atas insiden tersebut.

Identitas Polisi yang Tabrak Affan

Tujuh anggota Brigade Mobil (Brimob) diamankan buntut tewasnya Affan Kurniawan (21).

Brimob merupakan satuan operasi khusus dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertugas menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berintensitas tinggi.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Irjen Abdul Karim mengatakan, tujuh anggota Brimob telah diamankan menjalani proses pemeriksaan.

Baca juga: Anggota Komisi III DPR Desak Kapolri Usut Kasus Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Adapun ketujuh anggota Brimob yang diamankan berpangkat Kompol sampai Bharaka.

Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.

"Jadi saat ini perlu saya sampaikan, pelaku tujuh orang sudah diamankan dan sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Polri dan Brimob Polri," ujar Irjen Abdul Karim, Jumat (29/8/2025).

Ketujuh anggota tersebut berdinas di satuan Brimob Polda Metro Jaya.

Saat ini, mereka menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat.

“Kendaraan yang digunakan dalam insiden ini juga sudah diamankan di Kwitang,” ucap Abdul Karim.

Hingga saat ini, Propam Polri bersama Brimob masih mendalami peran masing-masing anggota dalam insiden tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan