Demo di Jakarta
Anggota Komisi III DPR Desak Kapolri Usut Kasus Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob
Anggota Komisi III DPR Abdullah menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas rantis.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek online (ojol) yang tewas setelah ditabrak dan dilindas mobil Rantis Brimob saat terjadi aksi unjuk rasa.
Abdullah mendesak kepolisian menindak tegas pelaku.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya sahabat Affan Kurniawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ucap Abdullah, dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Abdullah menekankan, insiden maut tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa adanya pertanggungjawaban hukum.
Dia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera memproses anggota Brimob yang terlibat.
“Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan,” ucapnya.
Baca juga: Mengenang Affan Kurniawan Driver Ojol 21 Tahun Andalan Keluarga Tewas Dilindas Rantis Brimob
Lebih lanjut, Abdullah mengingatkan agar kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya unjuk rasa.
Menurutnya, tindakan represif hanya akan memperburuk situasi dan merusak kepercayaan publik terhadap aparat.
“Polisi harus melakukan pengamanan demo secara humanis dan tidak menggunakan kekerasan terhadap peserta aksi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat,” kata legislator asal Jawa Tengah VI itu.
Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi.
Aksi anarkis maupun perusakan fasilitas umum, menurutnya, justru akan merugikan masyarakat luas.
“Demonstrasi adalah hak konstitusional, tapi harus dijalankan dengan tanggung jawab. Jangan sampai merugikan masyarakat luas,” tandasnya.
Diketahui, Affan menjadi korban tewas dalam aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025).
Affan tewas terlindas mobil kendaraan taktis (rantis) Baraccuda karena kecerobohan dari anggota Brimob Polri.
Affan sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca juga: Ribuan Driver Ojol Lantunkan Shalawat Antar Jenazah Affan Kurniawan, Korban Tewas Terlindas Rantis
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.