Senin, 1 September 2025

Demo di Jakarta

Warga Kumpulkan Besi Mobil Hangus untuk Dijual Pascaaksi di Jakarta Timur

Warga mempreteli satu per satu bagian mobil yang hangus terbakar dan teronggok di kantor Polres Metro Jakarta Timur.

Tribunnews.com/ Rina Ayu
PEMULUNG - Potret di depan kantor Polres Metro Jakarta Timur sejak pagi hingga siang hari Sabtu (30/8/2025). Membawa peralatan seadanya dan karung, warga baik dewasa dan anak-anak membuka satu per satu bagian mobil yang hangus terbakar. Dari laporan polisi jumlah mobil yang rusak di depan kantor Polres Jakarta Timur ini ada sekitar 14. Baut kecil, velg, pintu, knalpot, bisa dijual ke pengepul. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di balik gas air mata dan kobaran api yang mewarnai demonstrasi di Jakarta, hingga Sabtu dini hari (30/8/2025), ada rezeki bagi pemulung.

Hal ini menjadi potret di depan kantor Polres Metro Jakarta Timur sejak pagi hingga siang hari.

Membawa peralatan seadanya dan karung, warga baik dewasa dan anak-anak membuka satu per satu bagian mobil yang hangus terbakar.

Dari laporan polisi jumlah mobil yang rusak di depan kantor Polres Jakarta Timur ini ada sekitar 14.

Baut kecil, velg, pintu, knalpot, bisa dijual ke pengepul.

Baca juga: Dibakar Massa, Warga Gotong Royong Pindahkan Dua Bus yang Hangus di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat

"Harga per kilonya Rp 2.500, lumayan buat anak-anak jajan," ujar Udin saat berbincang dengan Tribunnews.com di lokasi.

Udin datang sejak pukul 10.30 bersama 3 orang lainnya.

PEMULUNG - Potret di depan kantor Polres Metro Jakarta Timur sejak pagi hingga siang hari Sabtu (30/8/2025). Membawa peralatan seadanya dan karung, warga baik dewasa dan anak-anak membuka satu per satu bagian mobil yang hangus terbakar. Dari laporan polisi jumlah mobil yang rusak di depan kantor Polres Jakarta Timur ini ada sekitar 14. Baut kecil, velg, pintu, knalpot, bisa dijual ke pengepul.
PEMULUNG - Potret di depan kantor Polres Metro Jakarta Timur sejak pagi hingga siang hari Sabtu (30/8/2025). Membawa peralatan seadanya dan karung, warga baik dewasa dan anak-anak membuka satu per satu bagian mobil yang hangus terbakar. Dari laporan polisi jumlah mobil yang rusak di depan kantor Polres Jakarta Timur ini ada sekitar 14. Baut kecil, velg, pintu, knalpot, bisa dijual ke pengepul. (Tribunnews.com/ Rina Ayu)

Berbekal linggis, Udin mengarahkan 3 orang lain untuk membongkar satu per satu kerangka sebuah mobil yang hangus tepat di depan pintu masuk Polres Jakarta Timur.

Sebelum melakukan aksinya, abah biasa ia disapa mengamati situasi, jika pengamanan dirasa longgar mulailah ia mengambil pintu, velg, knalpot dan baut kecil.

Apa yang dilakukan Udin juga banyak dilakukan warga lain di lokasi yang sama.

Bahkan ada yang sengaja datang untuk mengais rezeki karena melihat konten di media sosial TikTok.

Burhan, warga Daan Mogot ini datang setelah melihat sebuah konten TikTok.

Baginya mobil-mobil yang teronggok ini adalah sumber rezekinya.

Bermodal gergaji kecil, Burhan membongkar dan mencari-mencari besi dari mobil itu.

"Saat datang ke sini, pintu-pintu mobil dan jok sudah tidak ada lagi. Jadilah saya mencari kabel dan besi lain yang bisa diloakin. Sekilonya Rp. 3.000," ujat Burhan.

Dari pantauan Tribunnews.com, warga yang berbondong-bondong datang ini tampak tidak canggung membolak-balikan mobil, memotong-motong besi hingga memasukan potongan besi ke dalam karung.

Sementara banyak warga lain yang menonton dan menyiapkan gawai mereka untuk merekam kondisi pasca demo di Jakarta Timur ini.

Sekira pukul 13.30, para prajurit sigap menaikkan satu per satu rangka mobil yang belum diketahui pemiliknya itu untuk diangkut menggunakan mobil derek Dinas Perhubungan.

Selain itu juga dilakukan pembersihan sampah dan puing-puing yang didukung Damkar dan petugas kebersihan kelurahan Matraman.

Diketahui, amukan massa ini terjadi di Polres Metro Jakarta Timur pada Sabtu dini hari.

Ratusan massa yang tidak dikenal menyerang dengan pelemparan molotov yang mengakibatkan sejumlah kendaraan di halaman kantor polisi terbakar.

Selain itu, kantor polisi ini juga hangus terbakar diamuk massa.

(Tribunnews.com/ Rina Ayu)

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan