Kebakaran Gedung Kantor di Jakarta Pusat
Sosok Novia, Karyawan Terra Drone Tewas dalam Kebakaran, HPL Januari 2026, Merantau Ikut Suami
Novia, karyawan Terra Drone yang tewas dalam kebakaran, diketahui merupakan perantau asal Lampung.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 22 orang menjadi korban tewas dalam kebakaran gedung kantor Terra Drone di Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
- Salah satunya adalah karyawan bernama Novia, yang sedang hamil tua.
- Sesuai jadwal HPL, Novia diprediksi melahirkan pada Januari 2026.
TRIBUNNEWS.com - Karyawan Terra Drone Indonesia, Novia, menjadi satu dari 22 korban tewas dalam kebakaran yang melanda gedung kantornya di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) siang.
Nahasnya, Novia diketahui tengah hamil tua.
Sepupu Novia, Prasetyo, mengungkapkan almarhumah kemungkinan akan melahirkan bulan depan karena Hari Perkiraan Lahir (HPL) adalah Januari 2026.
"Sudah (hamil) tua ya, kemungkinan Januari 2026 sudah masuk HPL," jelas Prasetyo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).
Prasetyo mengatakan, Novia berasal dari Lampung dan ikut merantau suami ke Jakarta.
Karena itu, rencananya Novia akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung.
Baca juga: Siapa Michael Wishnu Wardana Bos Terra Drone Indonesia? Kantornya di Jakpus Terbakar, Karyawan Tewas
"(Novia) memang asli Lampung, rantau ikut suaminya ke sini (Jakarta)" ungkap Prasetyo.
"Rencana sih mau dimakamin di Lampung, selanjutnya (lokasi pasti pemakaman) belum dapat info lagi," imbuhnya, dikutip dari TribunJakarta.com.
Prasetyo mengungkapkan, Novia tewas diduga kehabisan oksigen karena terjebak di lantai lima.
Sebenarnya, Novia hendak turun ke lantai satu ketika muncul asap.
Tapi, api yang berasal dari lantai satu sudah membesar dan asap membumbung tinggi.
Alhasil, Novia terjebak di lantai lima hingga akhirnya tewas bersama bayi dalam kandungan.
Prasetyo mengatakan, kondisi jasad Novia masih utuh.
"Dia (Novia) ada di lantai lima. Dia mau turun ke lantai satu, tapi kabarnya enggak bisa karena api sudah menyebar (menutup akses keluar)" tutur Prasetyo.
"Dari kondisinya (jenazahnya) sih Alhamdulillah aman ya, maksudnya masih utuh. Mungkin (meninggal) akibat oksigen," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kebakaran-Gedung-Terra-Drone-22-Orang-Meninggal-Dunia_20251209_183006.jpg)