Kebakaran Gedung Kantor di Jakarta Pusat
Soal Jalur Evakuasi Gedung Terra Drone, Perusahaan Sebut Ada Lift dan Tangga
Inilah jawaban dari PT Terra Drone yang gedungnya terbakar pada Selasa (9/10/2025) siang dan menewaskan 22 orang
Ringkasan Berita:
- PT Terra Drone masih bungkam soal kebakaran yang menewaskan 22 orang, termasuk ibu hamil, dan menyatakan kasus masih dalam investigasi polisi.
- Gedung ruko 7 lantai yang dipakai perusahaan hanya memiliki satu akses keluar-masuk, meski terdapat lift dan tangga yang tetap sulit digunakan saat kebakaran.
- Terra Drone belum mengungkap jumlah drone yang terbakar di lantai dasar, lokasi awal munculnya api.
TRIBUNNEWS.COM - PT Terra Drone yang gedungnya terbakar pada Selasa (9/12/2025) siang masih bungkam terkait kebakaran yang terjadi di gedungnya.
Human Resource and Business Partner Terra Drone, Umaidi Suhari menuturkan, kejadian ini tengah dalam investigasi pihak kepolisian.
Diketahui, gedung yang ditempati Terra Drone merupakan bangunan ruko berlantai tujuh.
Sebelumnya, pihak kepolisian yang melakukan pemeriksaan mendapati hanya ada satu pintu akses keluar masuk di gedung tersebut.
Umaidi menuturkan, gedung yang ditempati perusahaannya memiliki lift dan tangga.
Namun, saat kebakaran, seluruh karyawan kesulitan menyelamatkan diri.
"Pada saat itu keadaan benar-benar di luar kontrol kami semua," ujar Umaidi, Rabu (10/12/2025).
Saat ditanya berapa jumlah drone yang terbakar di lantai dasar tempat awal titik api mulai menyala, pihaknya masih belum bisa membeberkan.
Kebakaran terjadi di kantor Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025) dan menewaskan 22 orang termasuk satu orang ibu hamil.
Sejumlah Saksi Diperiksa
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra menuturkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian yang menewaskan 22 orang ini.
Sudah ada enam orang yang diperiksa, yakni dua HRD dan empat karyawan.
Baca juga: Mahasiswi Magang Meninggal akibat Kebakaran Terra Drone, Keluarga Minta Penjelasan Perusahaan
"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan,"
"Ada 4 karyawan (saksi) dan 2 dari HRD," katanya.
Pihak kepolisian juga bakal memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan.
"Itu juga nanti kita upayakan komunikasi untuk memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kebakaran-Gedung-Terra-Drone-22-Orang-Meninggal-Dunia_20251209_182602.jpg)