Kasus Pengeroyokan di Kalibata, Satu Matel yang Kritis Tewas di Rumah Sakit
Dua jenazah itu mulanya di Rumah Sakit Budhi Asih kemudian dipindahkan ke rumah duka
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menuturkan dua korban berasal dari mata elang (matel) yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Menurutnya dari keterangan saksi, bahwa korban dikeroyok kelompok orang tidak dikenal (OTK) berjumlah sekira lima orang.
"Iya betul kronologisnya tadi ada salah satu pengguna sepeda motor tiba-tiba di-stop oleh teman-teman ini (korban) setelah itu menurut keterangan saksi pengguna jalan yang lain keluar dari mobil, mereka langsung ngeroyok dengan begitu sporadis, begitu cepat oleh kelompok-kelompok yang menyetop," ucap Kompol Mansur kepada wartawan.
Polisi belum mengetahui asal-usul kelompok OTK yang turun dari mobil tersebut.
Kompol Mansur mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
Lebih lanjut Kompol Mansur mengatakan pengendara motor yang awalnya disetop oleh korban sudah tidak ada di TKP.
Keberadaannya hingga kini belum diketahui.
Polisi belum mengetahui apakah pengedara motor yang disetop oleh korban bagian dari kelompok OTK.
"Keterangan saksi yang ada di TKP ya tidak mengetahui juga karena begitu cepat kejadiannya, mobil nggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu. Terus dipukulin lah si matel itu," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENGEROYOKAN-DI-KALIBATA-Aksi-pembakaran-sejumlah-warung.jpg)