Mobil Tabrak Siswa di Jakarta Utara
Baru Tidur Jelang Subuh, Sopir Mobil MBG Ternyata Kelelahan dan Mengantuk
Sopir mobil MBG kelelahan, baru tidur subuh lalu menabrak murid SD Kalibaru. Puluhan korban luka, polisi tetapkan tersangka, trauma masih membekas.
Ringkasan Berita:
- Sopir mobil MBG baru tidur subuh, lalu menabrak murid SD saat belajar pagi.
- Puluhan siswa dan guru jadi korban, beberapa terjepit hingga masuk kolong kendaraan.
- Polisi tetapkan sopir tersangka, korban luka dirawat di RSUD Koja dan Cilincing.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi mengungkap fakta baru terkait kecelakaan mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
Sopir mobil MBG, Adi Irawan (34), ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak siswa dan guru saat kegiatan di halaman sekolah.
Tidur Subuh, Mengemudi Pagi
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz menjelaskan, tersangka diduga kelelahan dan mengantuk karena baru tidur menjelang subuh.
“Tersangka sebelum kejadian baru tidur sekitar jam 04.00 pagi kemudian jam 05.30 tersangka sudah berangkat ke SPPG untuk mengendarai mobil mitra SPPG,” urai Erick kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).
Kondisi kurang istirahat membuat sopir tidak laik jalan.
Erick menambahkan, “Itulah mungkin yang menjadi bahan bagi kita, bahwa pada saat terjadinya kejadian tersebut, tersangka dalam kondisi yang tidak laik untuk mengendarai kendaraan.”
Kronologi di Sekolah
Kecelakaan terjadi Kamis (11/12/2025) pagi, ketika mobil Gran Max putih membawa makanan bergizi masuk ke halaman SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.
Mobil menghantam sejumlah siswa yang sedang berbaris mengikuti kegiatan literasi pagi di halaman sekolah.
Beberapa murid terjepit hingga masuk ke kolong kendaraan, sementara guru dan siswa lain berupaya menolong korban.
Anak-Anak Jadi Korban
Insiden ini menyebabkan 21 korban luka, terdiri dari 20 siswa dan 1 guru.
- 5 pasien dirawat di RSUD Koja.
- 4 pasien dirawat di RSUD Cilincing.
- 2 pasien menjalani rawat inap.
- 12 pasien rawat jalan.
- 1 pasien di Puskesmas sudah diperbolehkan pulang.
Salah satu korban terparah adalah Muhammad Frillio (11), siswa kelas IVB, yang mengalami rahang retak dan kehilangan 18 gigi.
Ia dirawat intensif di RSUD Koja dan dijadwalkan menjalani operasi besar.
Baca juga: Siapa Pelaku Pengeroyokan 2 Matel di Kalibata? Picu Kerusuhan, 9 Kios dan 7 Kendaraan Dibakar Massa
Trauma Orang Tua
Pasca kecelakaan di SDN Kalibaru 01 Pagi, Kamis (11/12/2025), orang tua murid mengalami trauma mendalam; Elis Kurnia mengaku gemetar setiap melihat mobil MBG dan menilai sopir seharusnya berhenti di depan masjid sebelum masuk ke sekolah.
“Saya melihat mobil MBG jadi gemeteran lagi. Biasanya mobil MBG itu diam dulu, kalau pagar sudah dibuka baru masuk. Tapi ini kenapa tiba-tiba masuk. Harapannya ke depan sopir-sopir yang belum mahir jangan ditugaskan mengantar,” ucap Elis pada Jumat (12/12/2025).
Sementara orang tua murid lain, Andi Muzakir, berharap pembelajaran segera normal namun meminta mobil MBG ditempatkan di luar area sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MOBIL-MBG-TABRAK-SISWA-SD-DI-KALIBARU.jpg)