Senin, 1 Juni 2026

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati: Perumda Siapkan Tempat Sementara, Pedagang Sudah Berjualan

Para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati yang terdampak kebakaran akan dipindahkan ke tempat sementara. Kerugian juga ditanggung asuransi

Tayang:
Tribunnews/Jeprima
KEBAKARAN - Pedagang mengumpulkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan usai proses pendinginan kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025). Dinas Gulkarmat menurunkan 19 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. Sebanyak 350 kios pedagang buah papaya dan pisang ludes terbakar pada insiden tersebut. Para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati yang terdampak kebakaran akan dipindahkan ke tempat sementara. Kerugian juga ditanggung asuransi. Tribunnews/Jeprima 

Ringkasan Berita:
  • 350 los buah Pasar Induk Kramat Jati terbakar pada Senin (15/12/2025). Perumda Pasar Jaya menyiapkan tempat penampungan sementara agar pedagang tetap berjualan.
  • Aktivitas pasar tetap berjalan normal di blok lain, dan sebagian pedagang sudah mulai berjualan meski mengalami kerugian besar.
  • Kerugian diperkirakan Rp10 miliar dan akan ditanggung asuransi. Pemprov DKI juga berjanji memberi bantuan tambahan kepada pedagang terdampak.

TRIBUNNEWS.COM - Los buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, hangus setelah terbakar, Senin (15/12/2025) pagi.

Karena lapak yang hangus, sejumlah pedagang pun akan dipindahkan ke tempat sementara.

Hal tersebut dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya supaya pedagang bisa tetap berjualan.

"Insya Allah, dalam tiga hari sudah bisa dipergunakan. Pasar Induk Kramat Jati akan tetap normal," ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, Selasa (16/12/2025).

Perumda Pasar Jaya merupakan perusahaan daerah milik Pemprov DKI Jakarta yang bertugas mengelola pasar tradisional dan modern di seluruh Jakarta.

Lokasinya berada di sisi selatan Pasar Induk Kramat Jati.

Kepada Wartakotalive.com, Agus menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengerjaan pembuatan tempat penampungan sementara.

"Langsung kami kerjakan selama 24 jam. Secara umum aktivitas perdagangan tetap berjalan."

"Masih ada unit C, Jakgrosir, Blok C1, dan area lainnya yang beroperasi normal."

"Masyarakat masih bisa belanja di Pasar Induk," pungkasnya.

Pedagang Mulai Berjualan

Di tengah aroma asap yang masih belum hilang, beberapa pedagang mulai mencoba kembali berjualan.

Baca juga: Kebakaran di Pasar Kramat Jati: Pedagang Dapat Bantuan Rp5 Juta, Renovasi Ditarget Rampung 5 Hari

Seperti yang dilakukan oleh Supri (25), salah satu pedagang pepaya yang telah membuka lapak pada Selasa pagi tadi.

Meski lebih dari delapan ton pepaya dagangannya habis terbakar, ia mulai berjualan dengan menurunkan buah pepaya dari truk yang baru saja datang.

"Kalau ada yang beli, tetap saya layani," ujarnya, dikutip dari Wartakotalive.com.

Kerugian Ditanggung Asuransi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kerugian kebakaran akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved