OTT KPK di Bekasi
Perilaku Tak Biasa Bupati Bekasi sebelum Terjaring OTT: Menghilang dan Absen Hadiri Acara
Sebelum ditangkap KPK, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menunjukkan perilaku berbeda dengan biasanya.
Ringkasan Berita:
- Menjelang ditangkap KPK, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang tidak menghadiri sejumlah acara.
- Kontak terakhir Ade Kuswara dengan Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja terjadi dua hari lalu.
- Setelah ditangkap, Ade Kuswara dikabarkan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
TRIBUNNEWS.COM - Sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menunjukkan perilaku yang berbeda dengan biasanya.
Dua hari menjelang ditangkap pada Kamis malam, (18/12/2025), Ade Kuswara sempat menghilang dan tidak menghadiri sejumlah acara.
Dia absen dalam agenda bersama kepala daerah se-Jawa Barat di Kabupaten Cianjur, Rabu, (17/12/2025).
Sehari kemudian, dia juga tidak menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung. Di samping itu, Ade Kuswara secara tiba-tiba batal menghadiri Peresmian Wisata Kawung Tilu Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Kemudian, keberadaan Ade Kuswara dipertanyakan, terutama setelah muncul rumor di kalangan awak media mengenai OTT KPK.
KPK kemudian mengonfirmasi adanya operasi senyap di lingkungan Pemkab Bekasi dan penyegelan ruang kerja Ade Kuswara.
Kontak terakhir Wabup dengan Ade Kuswara
Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan kontak langsung terakhirnya dengan Ade Kuswara terjadi dua hari lalu.
"Terakhir kontak dua hari lalu, enggak ada masalah apa pun," ujar Asep di Plaza Pemkab Bekasi, Jumat, (19/12/2025), dikutip dari Warta Kota.
Sehari sebelumnya, Asep mewakili Ade Kuswara untuk menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate.
Asep mengatakan pemerintahan di Bekasi berjalan normal setelah Ade Kuswara terkena OTT. Dia enggan berkomentar banyak tentang OTT KPK tersebut.
Baca juga: Bupati Bekasi Kena OTT KPK, Bagaimana Pemerintahan Berjalan?
"Jadi karena beritanya baru rilis jadi saya belum bilang apa-apa. Mudah-mudahan baik-baik saja, jadi karena bertanya belum ada, masih simpang siur," kata Asep.
"Yang pasti hari ini Bekasi tetap seperti biasa pemerintahan berjalan dengan lancar.
Penangkapan Ade Kuswara
Saat dimintai konfirmasi oleh awak media pada hari Kamis, juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim KPK sudah menangkap sekitar sepuluh orang dalam OTT di lingkungan Pemkab Bekasi. Namun, dia tidak menjelaskan siapa saja yang ditangkap dan kasus apa yang menjerat mereka.
Operasi secara senyap itu dilakukan karena penyidik KPK di lapangan masih punya target belum tertangkap, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ade-Kuswara-Kunang-Bupati-Bekasi.jpg)