Polisi Usut Asal-usul Senjata Api Revolver yang Digunakan Kawanan Begal Motor di Palmerah
Polda Metro Jaya meringkus tiga tersangka kasus pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api yang terjadi di wilayah Palmerah, Jakarta Barat.
Ringkasan Berita:
- Polda Metro Jaya meringkus tiga tersangka kasus pencurian sepeda motor bersenjata api
- Kepolisian saat ini tengah mendalami asal usul senjata api yang digunakan pencuri sepeda motor
- Penyidik akan menelusuri hingga sumber pembuatan maupun jaringan penjualan senjata api ilegal ini
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya meringkus tiga tersangka kasus pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api yang terjadi di wilayah Palmerah, Jakarta Barat.
Tiga tersangka masing-masing berinisial VV selaku eksekutor pertama, RC selaku eksekutor kedua, dan AA selaku orang yang membantu proses penadahan.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menuturkan para pelaku beraksi menggunakan senjata api jenis revolver.
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami asal usul senjata api yang digunakan pencuri sepeda motor tersebut.
"Untuk sumber senjata apinya, tim penyidik kami sedang menelusuri sumber senjata apinya dibeli dari mana. Mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat kita semua akan bisa mendapatkan informasi yang lebih utuh terkait dengan senjata api ini," ucap Kombes Iman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, penyidik akan menelusuri hingga sumber pembuatan maupun jaringan penjualan senjata api ilegal ini.
Baca juga: Polisi Ringkus 2 Pelaku Curanmor Bersenpi Rakitan di Palmerah Jakarta, Sita 2 Senpi dan 12 Peluru
Kombes Iman tak menampilkan bahwa aksi kejahatan yang belakang terjadi di mana pelaku menggunakan senjata api.
"Kita akan melakukan upaya hukum terkait dengan peredaran atau penjualan ilegal senjata api ini," ucapnya.
Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya tengah melakukan pengejaran terhadap satu tersangka yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan penyidik akan mengungkap peredaran senjata api tersebut.
Baca juga: Hansip Tewas Ditembak setelah Gagalkan Curanmor, 2 Pelaku Ditangkap di Lampung dan Jakarta Timur
Pihaknya berharap agar masyarakat bersabar memberikan waktu penyidik untuk bekerja.
"Kalau memang itu ada register ataupun itu peredaran senjata api ilegal, itu sudah menjadi tugasnya dari Direktorat Reserse Kriminal Umum tentunya untuk mendalami ini," ucap Kombes Budi.
Dia menekankan saat rilis akhir tahun (RAT) 2025 disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bahwa tren kejahatan tahun kemarin turun sampai dengan 3 persen
Dan diharapkan tren ini semakin turun pada tahun 2026.
Sebelumnya, polisi menangkap dua pelaku pencurian kendaraan sepeda motor yang nekat melepaskan tembakan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Polda-Metro-Jaya-menyita-barang-bukti-dua-pucuk-senjata-api-432.jpg)