Senin, 8 Juni 2026

Banjir di Jakarta

Titik Banjir Jakarta Bertambah Jadi 57 RT, Jakarta Selatan dan Timur Paling Terdampak

Banjir yang menerjang wilayah Jakarta semakin meluas, menggenangi 57 RT dan 39 ruas jalan di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
BANJIR JAKARTA - Personel TNI membantu warga melintasi banjir di kawasan Mangga Dua, Jakarta, Senin (12/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, genangan air melanda wilayah 57 rukun tetangga (RT) dan 39 ruas jalan hingga Senin (12/1/2026) sore pukul 17.00 WIB. 

Selain itu, genangan tercatat terjadi di 12 RT di Jakarta Barat. Tersebar di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kamal, dan Tegal Alur.

Adapun ketinggian air di titik tersebut, berkisar antara 40 hingga 75 sentimeter.

Selanjutnya, di Jakarta Utara, genangan masih terjadi di dua RT di Kelurahan Tanjung Priok, dengan ketinggian air 35 sentimeter.

Warga Mengungsi

Banjir yang menggenangi rumah warga, mengakibatkan sebagian warga mengungsi.

Sebanyak 500 KK atau sekitar 700 jiwa mengungsi di Masjid Al Falah, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat.

Sementara di Tegal Alur, 30 KK atau 130 jiwa turut mengungsi di rumah susun.

Di Jakarta Utara, pengungsian terpusat di wilayah Kebon Bawang, dengan total 256 KK atau 257 jiwa yang ditampung di masjid, musala, kantor RW, hingga sekolah.

39 Ruas Jalan Terendam Air

Selain itu, banjir berdampak pada 39 ruas jalan di sejumlah wilayah Jakarta. Beberapa di antaranya di kawasan Jakarta Utara, Jakarta Barat, hingga Jakarta Selatan.

Meski begitu, BPBD mencatat sejumlah ruas jalan sudah dinyatakan surut, termasuk Jalan Hayam Wuruk, Jalan KH Hasyim Ashari, dan Jalan Letjen Suprapto.

BPBD DKI Jakarta pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan. 

Baca juga: Atap Sekolah di Jakarta Utara Ambruk Saat Siswa SD Sedang Santap MBG, Diduga karena Hujan Deras

Dampak Banjir di Jakarta

Banjir yang melanda sejumlah titik di Jakarta, turut berdampak pada layanan Transjakarta dan JakLingko. Kepadatan arus lalu lintas di berbagai titik turut memperparah kondisi perjalanan transportasi umum.

JakLingko merupakan sistem transportasi terintegrasi yang menjadi payung berbagai moda transportasi di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, dan LRT.

Sementara Transjakarta adalah moda transportasi berbasis Bus Rapid Transit (BRT) dan non-BRT yang sudah beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta.

Berdasarkan informasi, sejumlah koridor dan rute Transjakarta mengalami gangguan layanan akibat hujan dan genangan air. Di antaranya Koridor Transjakarta yang terdampak, yakni Koridor 7, 9, dan 10

Rute Transjakarta yang terganggu, yakni 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, dan D11 .

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved