Rabu, 22 April 2026

Curhat Selebgram Mengaku Jadi Tersangka usai Unggah CCTV Kasus Pencurian di Restorannya

Nabilah mengaku diminta mengakui bahwa unggahan dan rekaman CCTV yang ia bagikan merupakan fitnah. Ia juga mengaku dimintai uang Rp 1 miliar.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Willem Jonata
IG @nabobrien
MENGAKU JADI TERSANGKA - Selebgram Nabilah O'Brian yang mengaku ditetapkan tersangka karena mengunggah rekaman CCTV kasus pencurian di restorannya, yang dia sudah laporkan ke pihak berwajib. 

Ringkasan Berita:
  • Awalnya Nabilah membuat laporan polisi ke Polsek Mampang dengan menyertakan pasal 363 terkait dugaan pencurian
  • Saat kasusnya yang sudah lama tak terdengar, Nabila muncul mengaku ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri
  • Tak hanya itu, Nabilah mengaku diminta mengakui bahwa unggahan dan rekaman CCTV yang ia bagikan merupakan fitnah. Ia juga mengklaim dimintai uang Rp 1 miliar

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selebgram Nabilah O’Brien berkeluh kesah lantaran dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri usai mengunggah rekaman CCTV atas dugaan pencurian di restorannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Melalui akun instagram pribadinya @nabobrien, ia mencurahkan isi hatinya yang dipendam selama lima bulan belakangan karena takut.

“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” tulis Nabilah dalam unggahannya tersebut seperti dikutip, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Kronologi Lengkap Gitaris Zendhy Kusuma dan Istri Bawa Makanan dari Restoran Tanpa Bayar

Nabilah mengaku diminta mengakui bahwa unggahan dan rekaman CCTV yang ia bagikan merupakan fitnah. Bahkan, Ia juga mengklaim dimintai uang Rp 1 miliar.

“Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah, juga saya diminta Rp1 miliar. (Saya) sudah coba segala macam upaya untuk membela diri saya, saya benar benar takut,” ungkapnya.

Untuk itu, ia pun meminta tolong agar kasusnya diberikan kepastian hukum kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Komisi III DPR RI.

“Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon berikan (kepastian) hukum. Saya korban pencurian, saya harap dapat melanjutkan hidup saya dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan. Hanya ini yang bisa saya lakukan, saya tidak tahu harus berlindung kemana,” tuturnya.

Adapun kasus yang menimpanya ini diduga berkaitan dengan terjadinya keributan di restoran miliknya pada 19 September 2025. 

Saat itu, terdapat pasangan suami-istri (pasutri) yang komplain akibat makanannya tak kunjung datang hingga kurang lebih 30 menit.

Wanita itu pun diduga tak sabar menunggu hingga masuk ke area dapur yang sebenarnya dilarang bagi pengunjung. Ia kemudian memaki kepala staf dapur restoran hingga disebut mengancam.

Pria yang menemaninya juga ikut masuk ke dapur. Ia terlihat menunjuk-nunjuk staf dapur dan memukul lemari pendingin.

Setelah keributan mereda, pasangan tersebut justru membawa pergi 11 bungkus makanan dan tiga minuman tanpa membayar.

Seorang staf sempat mengejar hingga ke area parkir untuk menagih pembayaran Rp 530 ribu. Namun pasangan itu justru mengancam sebelum akhirnya kabur. 

Atas hal itu, Nabilah selaku pemilik restoran pun mengunggah mulai rekaman CCTV dan bukti lainnya ke media sosialnya hingga viral dan mendapat perhatian dari publik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved