Rabu, 17 Juni 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kecelakaan Maut: Gerbong Khusus Wanita KRL Commuter Line Dihantam Keras KA Argo Bromo Anggrek

Benturan keras antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek menyebabkan puluhan korban luka, dengan mayoritas mengalami patah tulang

Tayang:
Tribunnews.com/Herudin
KECELAKAAN KERETA - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026 bertambah menjadi 14 orang. Sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di sekitar Bekasi. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 54 korban dirawat di RSUD Kota Bekasi, dengan 15 sudah pulang dan 17 masih dirawat inap.
  • Dua korban dalam kondisi serius dan sedang dipersiapkan untuk menjalani operasi.
  • Mayoritas korban mengalami patah tulang akibat benturan keras di gerbong khusus perempuan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan tragis yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyisakan luka mendalam bagi para penumpang.

Khususnya di gerbong khusus wanita yang menjadi titik benturan paling parah.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin sebelumnya mengatakan korban tewas kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek ini terdapat 14 orang, per Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB.

Sementara korban luka-luka terdapat 84 orang dan masih ada korban yang terperangkap di gerbong.

Mengutip tayangan Breaking News Kompas TV, Selasa (28/4/2026) korban luka-luka satu di antaranya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Di rumah sakit tersebut tercatat sebanyak 54 korban luka telah mendapatkan perawatan medis.

Dari jumlah tersebut, 15 orang telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

Sementara itu, 17 korban lainnya masih menjalani perawatan inap, dan dua penumpang kini dalam tahap persiapan untuk menjalani operasi akibat luka serius yang diderita.

Sebagian besar korban mengalami patah tulang serta cedera akibat kerasnya benturan.

Baca juga: Kecelakaan KA di Bekasi Timur, Prabowo Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Ribuan Perlintasan Kereta

Hal ini terjadi setelah KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL Commuter Line, tepatnya pada gerbong terakhir yang merupakan gerbong khusus perempuan.

Kerasnya tabrakan membuat kondisi gerbong mengalami kerusakan parah dan menyebabkan banyak penumpang mengalami cedera serius.

Hingga kini, penanganan medis terhadap para korban masih terus dilakukan secara intensif oleh tim tenaga kesehatan.

Gerbong KRL Khusus Wanita Rusak Parah

Gerbong penumpang KRL khusus wanita terlihat mengalami kerusakan parah akibat benturan.

Petugas menggunakan peralatan khusus untuk membuka akses menuju bagian dalam kereta untuk menjangkau penumpang yang masih terjebak dalam gerbong.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved