Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Sebelum Berjam-jam Terjepit Gerbong KRL di Bekasi, Endang Sempat Telepon Keluarga Minta Bantuan
Cerita pilu disampaikan oleh Muhammad Iqbal, sepupu korban kecelakaan kereta di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2025).
Ringkasan Berita:
- Insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs Commuter Line relasi terjadi di kawasan Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
- Akibatnya, jumlah korban tewas sampai Selasa pagi ini pukul 09.50 WIB, terdata sebanyak 14 orang.
- Paska kejadian, ada sejumlah korban yang terjepit gerbong kereta, namun kini sudah berhasil dievakuasi.
TRIBUNNEWS.COM - Cerita pilu disampaikan oleh Muhammad Iqbal, sepupu korban kecelakaan kereta di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2025).
Insiden tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek vs Commuter Line relasi Cikarang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
Akibatnya, jumlah korban tewas sampai Selasa pagi ini pukul 09.50 WIB, terdata sebanyak 14 orang.
Kemudian, 84 korban lainya mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Paska kecelakaan, masih ada beberapa orang yang terjepit rangkaian gerbong kereta.
Laporan terakhir pada Selasa pagi tadi, ada tiga orang yang terjepit dalam gerbong sampai pagi. Namun, ketiga korban kini sudah berhasil dievakuasi.
Salah satu korban yang terjepit gerbong adalah Endang Kuswati. Ia merupakan pekerja yang mobilitasnya selalu menggunakan KRL.
Saat kejadian, rupanya Endang menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Kini, ia sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sepupu korban, yakni Muhammad Iqbal, menceritakan detik-detik saudaranya terkena musibah kecelakaan.
Dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Iqbal mengatakan, kakak sepupunya baru pulang kerja menggunakan KRL ketika kejadian.
"Korban pulang kerja karena biasanya pulang pergi, dari Bekasi ke Jakarta, mobilitasnya sering menggunakan kereta," kata Iqbal.
Baca juga: Perjuangan Warga Bekasi Naik KRL Demi Mencari Nafkah, Berakhir Tewas Kecelakaan Kereta
Pada Senin malam, lanjut Iqbal, sepupunya sempat menelepon keluarga.
Iqbal menyebut bahwa Endang menyampaikan kabar kecelakaan yang dialaminya di gerbong pada Senin malam.
"Informasi yang dikabarkan korban ke pihak keluarga: cuma dia kecelakaan, ketiban puing-puing, minta bantuan," lanjutnya.