Rabu, 20 Mei 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pengamat Pertanyakan Sistem Peringatan Dini: Harusnya Tak Terjadi

Pengamat transportasi menilai seharusnya sistem peringatan bisa mencegah terjadinya kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
PEMBERSIHAN BANGKAI KERETA - Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi terkait proses pembersihan bangkai kereta akibat kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).  

Wakil Menteri Perhubungan Suntana menyatakan, Kementerian Perhubungan bersama seluruh pihak terkait terus melakukan penanganan intensif.

"Pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik," tutur Wamenhub Suntana.

Untuk membantu keluarga korban, KAI telah membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu, keluarga juga dapat mengakses informasi melalui Contact Center KAI 121.

KAI turut mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Seluruh barang tersebut kini berada di layanan lost and found dan dikelola bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi.

(Tribunnews/Febri/Seno Tri)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved