Selasa, 5 Mei 2026

Deretan Fakta Sopir Pajero Kabur usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim

Kasus tabrak lari yang melibatkan sopir mobil Mitsubishi Pajero di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menyita perhatian publik.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
HO/Polda Metro Jaya
TABRAK LARI - Kendaraan Mitsubishi Pajero bernopol B 1756 PJL berserta pengemudi terduga pelaku tabrak lari yang kabur usai menabrak pedagang buah diamankan kepolisian. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan tabrak lari melibatkan mobil Mitsubishi Pajero terjadi di Kalimalang, Duren Sawit, saat korban—pedagang buah berusia 62 tahun—sedang menyeberang dan mengalami luka serius.
  • Pelaku sempat melarikan diri usai kejadian, diduga karena panik dan takut diamuk massa, namun kini telah diamankan polisi untuk proses penyelidikan.
  • Lokasi kejadian dikenal rawan kecelakaan, dengan kondisi zebra cross yang memudar, sementara korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus tabrak lari yang melibatkan sopir mobil Mitsubishi Pajero di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, menyita perhatian publik.

Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pedagang buah mengalami luka serius, sementara pengemudi sempat melarikan diri sebelum akhirnya diamankan polisi.

Berikut deretan fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Kejadian terjadi di Kalimalang saat pagi hari

Peristiwa tabrak lari terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raya Kalimalang, tepatnya dekat Halte Agraria, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat itu lalu lintas mulai ramai dengan aktivitas warga di pagi hari.

2. Korban adalah pedagang buah yang sedang menyeberang

Korban diketahui bernama Kamilin Azzarngi (62), seorang pedagang buah.

Saat kejadian, ia tengah menyeberang jalan dari arah utara ke selatan sambil membawa atau berada dekat gerobaknya.

3. Ditabrak hingga mengalami luka serius

Mobil Pajero yang melaju dari arah barat ke timur menabrak korban hingga terkapar.

Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah, di antaranya luka robek di kepala, patah pada ibu jari tangan kanan, serta memar dan lecet di bagian wajah.

4. Pelaku kabur dari lokasi

Usai menabrak korban, pengemudi tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan langsung melarikan diri.

Aksi ini membuat kasus tersebut dikategorikan sebagai tabrak lari.

5. Cat zebra cross pudar

Budi Santoso (52), saksi mata sekaligus warga sekitar mengatakan kasus kecelakaan di ruas Jalan Laksamana Malhayati dekat Halte Agraria memang dikenal rawan kecelakaan.

Selain banyak pengendara dari arah Jatinegara menuju Duren Sawit yang memacu kencang kendaraannya, kondisi zebra cross di lokasi pun sudah pudar atau nyaris tidak ada terlihat.

 "Memang rawan, sudah beberapa kali kecelakaan di sini. Pernah juga ada (pengendara) motor meninggal di sini," kata Budi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (4/5/2026).

Menurut warga korban dahulunya selalu menyeberang di simpang Pangkalan Jati, namun setelah lampu merah simpang Pangkalan Jati ditiadakan korban tidak dapat lagi menyebrang di lokasi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved