Sabtu, 30 Mei 2026

Polisi Selidiki Kematian WN Korsel di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

WN Korea Selatan ditemukan tewas penuh luka di rumahnya di Bekasi. Polisi menduga korban meninggal akibat pembunuhan

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
ILUSTRASI MAYAT - - Warga Negara (WN) asal Korea Selatan inisial S (66) ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di rumahnya wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kondisi korban mengenaskan penuh luka tusuk di tubuhnya. 

Ringkasan Berita:
  • WN Korea Selatan berinisial S (66) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Tambun Selatan, Bekasi
  • Polisi menduga korban menjadi korban pembunuhan karena ditemukan banyak luka akibat benda tajam dan benda tumpul di tubuhnya 
  • Jenazah kini diautopsi di RS Polri Kramat Jati, sementara polisi masih menyelidiki kasus tersebut

 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Warga Negara (WN) asal Korea Selatan inisial S (66) ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di rumahnya wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kondisi korban mengenaskan penuh luka tusuk di tubuhnya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni membenarkan korban meninggal akibat benda tajam.

Menurutnya hal itu diperoleh dari hasil pemeriksaan dan olah TKP

Kombes Sumarni menduga kuat korban tewas akibat dibunuh.

"Dugaannya seperti itu," ungkapnya kepada wartawan Jumat (29/5/2026).

Hasil lengkap kronologis dan penyebab kematian korban nantinya akan disampaikan dalam konferensi pers awal pekan depan.

Baca juga: Fakta Lansia asal Korsel Tewas Bersimbah Darah di Bekasi: Diduga Korban Pembunuhan, Ditemukan Barbel

Sebelumnya, Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti menjelaskan penemuan jenazah WN Korsel terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 03.00 WIB.

"Beliau ditemukan oleh putrinya sudah dalam kondisi meninggal kemudian polisi melakukan langkah-langkah penyelidikan karena beliau warga negara asing, kami sudah berkoordinasi memberitahukan ke Kedubes yang ada di Jakarta," jelasnya kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Saat ini jenazah tengah diautopsi di RS Polri Kramat Jati untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Kompol Wuryani menyatakan enggan berspekulasi perihal kejadian tersebut.

"Nanti disimpulkan dalam penyelidikan ya, sedang diotopsi baru diketahui penyebab pasti kematiannya, tetapi yang jelas di tubuh korban ditemukan banyak bekas eh trauma kekerasan, seperti itu," urainya.

Menurutnya, luka pada korban merupakan hantaman benda tumpul dan benda tajam.

Dari kesaksian warga sekitar bernama Iyan (21) mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah suasana kampung mendadak ramai.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved