Kamis, 11 Juni 2026

Driver Ojol Tunggu Komando Untuk Demo Protes Kenaikan Harga BBM: Harus Turun ke Jalan

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mulai memunculkan wacana aksi demonstrasi di kalangan pengemudi ojek online (ojol).

Tayang:
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
SPBU - Suasana SPBU Pertamina di kawasan Jalan Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (11/06/2026). Kenaikan harga BBM Pertamax mulai memunculkan wacana aksi demonstrasi di kalangan pengemudi ojek online (ojol). 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah driver ojol mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang mencapai Rp 3.950 per liter dan dilakukan secara mendadak pada tengah malam
  • Para pengemudi ojol masih menunggu arahan dari komunitas atau organisasi tempat mereka bernaung
  • Ilham Siregar mengaku kondisi ekonomi pengemudi ojol semakin berat setelah kenaikan harga BBM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax mulai memunculkan wacana aksi demonstrasi di kalangan pengemudi ojek online (ojol).

Sejumlah ojol mengaku keberatan dengan kenaikan harga yang mencapai Rp 3.950 per liter dan dilakukan secara mendadak pada tengah malam.

Salah satunya Rifky yang menilai masyarakat perlu menyuarakan keberatan jika kenaikan harga BBM membebani kehidupan sehari-hari.

"Ya harus turun ke jalan sih sebenarnya," kata Rifky kepada Tribunnews.com di sela antre di SPBU Pertama di Jalan Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (11/06/2026). 

Rifky mengaku siap ikut apabila aksi demonstrasi benar-benar digelar. 

Menurutnya, saat ini para pengemudi ojol masih menunggu arahan dari komunitas atau organisasi tempat mereka bernaung.

Baca juga: Kata Ekonom soal Masih Perlu atau Tidaknya Program MBG usai Harga Pertamax Naik

"Cuma lagi nunggu ini aja, biasanya kan kalau ini kan arahan dari ketua, ketua perkumpulan nih. Ketua perkumpulan nanti dia, kapan nih turun ke jalan, lagi nunggu aja," ujarnya.

Bahkan, ia meyakini banyak pengemudi ojol akan ikut apabila ada keputusan bersama untuk menggelar aksi.

"Kalau emang sudah klop nanti kata ada, ada kapan gitu turun ke jalan pasti ojol turun semua," katanya.

Menurut Rifky, aksi tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan pengemudi ojol.

Baca juga: Pendapatan Tetap, Pertamax Naik Drastis, Pengemudi Ojol Ramai-ramai Beralih ke Pertalite  

Melainkan masyarakat secara luas yang ikut terdampak kenaikan harga BBM.

"Karena kita juga butuh perubahan, bukan buat ojol ya maksudnya, kita semua masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, pengemudi ojol lainnya, Ilham Siregar, mengaku kondisi ekonomi pengemudi semakin berat setelah kenaikan harga BBM.

"Mencekik banget," ujarnya.

Ketika ditanya soal kemungkinan ikut demonstrasi, Ilham mengaku akan mengikuti keputusan yang diambil bersama oleh sesama pengemudi.

"Kita bisa apa? Kalau demo, ikut demo, kalau enggak ya udah," katanya.

Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. 

Sementara harga Pertamax Green naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter. 

Adapun harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved